1 poin oleh GN⁺ 2023-08-11 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Perusahaan perangkat lunak HashiCorp mengumumkan perubahan lisensi kode sumber untuk semua rilis produk mendatang dari Mozilla Public License v2.0 (MPL 2.0) menjadi Business Source License (BSL) v1.1
  • API, SDK, dan sebagian besar pustaka lainnya milik perusahaan akan tetap menggunakan MPL 2.0
  • BSL 1.1 adalah lisensi source-available yang mengizinkan penyalinan, modifikasi, redistribusi, penggunaan nonkomersial, dan penggunaan komersial di bawah kondisi tertentu
  • Keputusan HashiCorp untuk mengadopsi BSL dimaksudkan untuk memastikan investasi berkelanjutan pada komunitas dan terus menyediakan produk yang terbuka serta bebas digunakan
  • Peralihan ke BSL juga bertujuan mencegah vendor lain memanfaatkan perangkat lunak open source (OSS) perusahaan untuk tujuan komersial mereka sendiri tanpa memberikan kontribusi yang berarti
  • Implementasi BSL oleh HashiCorp mencakup izin penggunaan tambahan yang memungkinkan penggunaan kode sumber secara luas
  • Perusahaan akan terus memublikasikan kode sumber produk dan pembaruannya di repositori GitHub serta kanal distribusi
  • Pengguna akhir tetap dapat menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan ulang kode untuk semua penggunaan nonkomersial maupun komersial, kecuali saat menawarkan layanan yang bersaing dengan HashiCorp
  • Vendor yang menyediakan layanan pesaing berbasis produk komunitas HashiCorp tidak lagi dapat mengintegrasikan rilis mendatang, perbaikan bug, dan patch keamanan ke dalam produk mereka
  • Mengikuti langkah perusahaan lain seperti Couchbase, Cockroach Labs, Sentry, dan MariaDB, HashiCorp mengadopsi lisensi alternatif yang mencakup pembatasan atas penggunaan komersial
  • Perusahaan menegaskan bahwa komitmennya kepada komunitas, mitra, dan pelanggan tidak berubah, dan akan terus berinvestasi pada komunitas serta produk

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-11
Komentar Hacker News
  • HashiCorp memutuskan beralih dari lisensi bergaya BSD/MIT ke Business Source License (BSL) yang lebih restriktif.
  • Perubahan ini merupakan respons terhadap situasi ketika vendor lain memanfaatkan model open source untuk mencapai tujuan komersial tanpa memberikan kontribusi yang berarti.
  • Beberapa komentator percaya langkah ini menunjukkan bahwa HashiCorp bukan lagi perusahaan open source.
  • Ada kekhawatiran bahwa ini adalah upaya agar HashiCorp menjadi satu-satunya perusahaan yang dapat mengomersialkan hal-hal yang sebelumnya merupakan proyek open source.
  • Langkah ini memicu reaksi kecewa dari sebagian pengguna dan kontributor yang menikmati sifat open source dari produk HashiCorp.
  • Beberapa komentator mempertanyakan motivasi di balik perubahan ini, dan menyarankan bahwa ini mungkin merupakan respons terhadap pendanaan venture capital yang mulai mengering.
  • Ada spekulasi apakah langkah ini akan memicu upaya fork terhadap versi berlisensi open source terakhir dari alat-alat HashiCorp.
  • Beberapa komentator menyatakan kekhawatiran tentang pilihan kata dalam lisensi baru, terutama ketidakjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan "produk yang bersaing".
  • Lisensi perubahan di bawah BSL menjadi pusat perhatian, dan lamanya waktu hingga perubahan serta sifat lisensi setelah perubahan merupakan faktor penting.
  • Beberapa perusahaan yang membangun layanan di sekitar produk HashiCorp khawatir tentang dampak perubahan ini, dan sedang mempertimbangkan untuk membekukan penggunaan produk HashiCorp pada versi MPL terakhir.
  • BSL adalah konsep baru bagi sebagian komentator, dan mereka meminta kejelasan serta transparansi yang lebih besar mengenai syarat-syaratnya.