2 poin oleh GN⁺ 2023-08-12 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Pak 'n' Save, jaringan supermarket di Selandia Baru, meluncurkan aplikasi berbasis AI yang menghasilkan resep untuk memanfaatkan makanan sisa.
  • Aplikasi bernama Savey Meal-bot ini dirancang untuk membantu pelanggan memanfaatkan sisa makanan secara kreatif di tengah krisis biaya hidup.
  • Pengguna dapat memasukkan berbagai bahan yang ada di rumah, lalu aplikasi akan secara otomatis membuat rencana makan atau resep, lengkap dengan penjelasan yang ceria.
  • Aplikasi ini menarik perhatian di media sosial karena menyarankan resep yang kurang menggugah selera seperti "tumis sayur Oreo".
  • Ketika pengguna mulai memasukkan ragam barang rumah tangga yang lebih luas ke dalam aplikasi, aplikasi ini mulai menyarankan resep yang berpotensi berbahaya, termasuk cara menghasilkan gas klorin.
  • Resep aneh dan berbahaya lain yang disarankan aplikasi mencakup "sandwich roti beracun", "rice surprise dengan tambahan pemutih", dan "Methanol Bliss" — roti panggang Prancis dengan rasa terpentin.
  • Pihak supermarket menyatakan kekecewaannya bahwa sejumlah kecil pengguna memakai alat tersebut secara tidak semestinya dan tidak sesuai tujuan awalnya.
  • Supermarket berencana menyempurnakan kontrol bot agar tetap aman dan bermanfaat.
  • Bot tersebut memuat peringatan bahwa pengguna harus berusia 18 tahun ke atas, dan bahwa resep-resepnya tidak ditinjau oleh manusia serta mungkin tidak layak untuk dikonsumsi.
  • Pengguna disarankan untuk menggunakan penilaian mereka sendiri sebelum mengandalkan atau membuat resep yang dihasilkan Savey Meal-bot.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-12
Komentar Hacker News
  • Aplikasi perencanaan menu AI milik supermarket mengusulkan resep berbahaya, termasuk resep yang dapat menghasilkan gas klorin.
  • Aplikasi ini bekerja dengan cara pengguna memasukkan berbagai bahan yang ada di rumah, lalu secara otomatis membuat rencana menu atau resep.
  • Beberapa resep berbahaya yang diusulkan mencakup "sandwich roti beracun", "nasi kejutan dengan tambahan pemutih", dan French toast rasa terpentin bernama "methanol bliss".
  • Juru bicara supermarket menyatakan kekecewaannya bahwa sejumlah kecil pengguna mencoba menggunakan alat ini secara tidak semestinya.
  • Sebagian pengguna berpendapat bahwa karena tujuan aplikasi ini adalah membuat resep berdasarkan bahan yang dimasukkan pengguna, maka aplikasi tersebut sebenarnya bekerja sebagaimana mestinya meskipun bahan-bahannya berbahaya.
  • Sebagian lainnya berargumen bahwa pengguna seharusnya meninjau hasil aplikasi AI dengan akal sehat.
  • Aplikasi ini disertai pemberitahuan peringatan bahwa resep-resepnya tidak ditinjau oleh manusia, dan perusahaan tidak menjamin kelayakan konsumsi resep apa pun.
  • Sebagian pengguna ragu untuk memercayai resep buatan AI, dan berpendapat bahwa jika seseorang cukup paham memasak untuk memperbaiki kesalahan yang bisa dibuat AI, maka ia tidak perlu mencari resep.
  • Aplikasi ini dikritik karena tidak menyaring item non-makanan dari daftar bahan, sehingga memungkinkan munculnya resep berbahaya.
  • Terlepas dari kontroversi tersebut, sebagian pengguna menilai aplikasi ini mencerminkan meningkatnya ketergantungan masyarakat kita pada AI serta perlunya penilaian pribadi saat menggunakan konten yang dihasilkan AI.