3 poin oleh GN⁺ 2023-08-21 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Stable Diffusion yang diimplementasikan dengan C/C++ murni, beserta artikel tentang model machine learning
  • Implementasi berbasis ggml, dengan cara kerja yang mirip dengan llama.cpp
  • Mendukung kuantisasi float 16-bit dan 32-bit, serta integer 4-bit, 5-bit, dan 8-bit
  • Implementasi yang efisien dalam penggunaan memori dan dioptimalkan untuk inferensi CPU; membutuhkan sekitar 2,3GB saat menghasilkan gambar 512x512 menggunakan txt2img
  • Mendukung AVX, AVX2, dan AVX512 untuk arsitektur x86
  • Mencakup mode txt2img dan img2img asli, termasuk tokenizer bergaya stable-diffusion-webui
  • Metode sampling yang digunakan adalah Euler A
  • Implementasi yang kompatibel dengan platform Linux, Mac OS, dan Windows
  • Peningkatan yang direncanakan ke depan mencakup lebih banyak metode sampling, dukungan GPU, inferensi yang lebih cepat, pengurangan penggunaan memori, dukungan LoRA, dukungan k-quants, serta reproduksibilitas lintas platform
  • Artikel ini menyediakan petunjuk rinci tentang cara memperoleh kode, mengonversi bobot, membangun, dan menjalankan implementasi
  • Implementasi ini mendukung berbagai format model keluaran, termasuk floating point 16-bit, floating point 32-bit, dan beragam kuantisasi integer
  • Artikel ini juga menyediakan contoh penggunaan implementasi untuk mode txt2img dan img2img
  • Kebutuhan memori dan disk berbeda tergantung presisi yang digunakan, tetapi untuk gambar 512x512, kebutuhan memori berada di kisaran sekitar 2,0G hingga 2,8G
  • Implementasi ini didasarkan pada berbagai referensi seperti ggml, stable-diffusion, stable-diffusion-webui, dan k-diffusion

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.