- Tim peneliti dari Illinois Institute of Technology (IIT) mengembangkan perangkat elektrolit yang secara efisien mengubah karbon dioksida menjadi propana.
- Perangkat ini menggunakan bahan yang murah dan mudah diperoleh, sehingga berpotensi menjadi solusi menjanjikan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan memajukan produksi kimia terbarukan.
- Sistem katalis unik pada elektrolit ini menggunakan logam murah dan senyawa organik untuk menghasilkan propana, bahan bakar yang terdiri dari tiga atom karbon.
- Tim peneliti menggabungkan eksperimen dan pemodelan komputasi untuk memahami bagaimana katalis mencapai aktivitas reaksi yang tinggi dan selektivitas terhadap propana.
- Perangkat ini mengusung desain aliran kontinu, yang memungkinkan produksi propana tanpa henti dan dapat diskalakan, sekaligus mengatasi keterbatasan sistem konversi CO2 batch konvensional.
- Penelitian ini selaras dengan upaya nasional untuk mencapai nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2050, dan didukung oleh lembaga pemerintah seperti Advanced Research Projects Agency-Energy.
- IIT menjalin kemitraan dengan perusahaan propana global SHV Energy untuk mengoptimalkan dan menyebarluaskan inovasi ini.
- Teknologi ini berpotensi secara signifikan mengurangi emisi karbon industri dan menandai langkah penting menuju produksi kimia yang berkelanjutan dan terbarukan.
1 komentar
Komentar Hacker News