2 poin oleh GN⁺ 2023-08-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel ini adalah studi kasus tentang tantangan dalam memelihara aplikasi Android lama ketika Google memperbarui persyaratannya.
  • Tim penulis menangani aplikasi Android yang telah stabil selama bertahun-tahun dan tidak lagi dikembangkan secara aktif.
  • Google mengirim email yang mewajibkan semua aplikasi menargetkan API level 31 atau lebih tinggi agar tetap tersedia bagi pengguna di perangkat yang menjalankan Android OS yang lebih baru daripada target API level aplikasi tersebut.
  • Penulis memperbarui targetSdkVersion dari API level 30 ke 33 dan menghapus dependensi yang tidak kompatibel terkait analitik.
  • Aplikasi yang telah diperbarui berhasil diunggah ke Google Play Store dan pada awalnya tampak berjalan sesuai harapan.
  • Namun, pelanggan melaporkan masalah saat masuk ke akun mereka menggunakan versi aplikasi terbaru. Aplikasi crash setelah login di perangkat Android fisik.
  • Masalah ini ternyata spesifik pada versi Android terbaru saat itu, yaitu 13, dan penulis menyadari bahwa ia belum menguji aplikasi di versi tersebut.
  • Penulis lalu mencoba mengembalikan aplikasi ke versi lama yang sebelumnya berfungsi melalui Google Play Store, tetapi hal itu tidak memungkinkan karena pembatasan dari Google.
  • Setelah itu, penulis mencoba mengembalikan targetSdkVersion ke API level 30 dan membuat rilis baru di Play Store, tetapi ini juga tidak memungkinkan karena persyaratan wajib API level 33 dari Google.
  • Satu-satunya solusi adalah memperbaiki crash pada versi Android terbaru dan membuat rilis baru.
  • Penulis memperbaiki masalah crash yang sudah diketahui dan merilis versi baru, tetapi aplikasi tetap berada dalam status "dalam peninjauan" untuk waktu yang lama.
  • Penulis mengkritik kontrol Google dan Apple atas pengembangan aplikasi seluler, dengan alasan bahwa hal ini dapat menghalangi pengembang dalam menyelesaikan masalah produksi.
  • Penulis menyarankan untuk kembali ke standar web terbuka guna merebut kembali kontrol atas pengembangan produk/layanan.
  • Pengalaman penulis menyoroti potensi jebakan dari ketergantungan pada platform pihak ketiga untuk distribusi aplikasi serta pentingnya pengujian menyeluruh di semua lingkungan pengguna yang mungkin.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-28
Opini Hacker News
  • Tantangan yang dihadapi para pengembang akibat kebijakan pengembangan Android dari Google
  • Pengembang harus memperbarui aplikasi mereka untuk mendukung target Android API yang baru, dan ini bisa menjadi beban kerja besar, terutama bagi mereka yang memelihara banyak aplikasi
  • Pembaruan sering kali merusak plugin yang sudah ada dan membutuhkan pengujian yang luas, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan frustrasi
  • Para pengembang mengusulkan agar Google mengizinkan Progressive Web Apps (PWA) dikirim langsung ke Play Store untuk mengurangi masalah ini
  • Sebagian pengembang berpendapat bahwa penulis seharusnya menguji aplikasinya pada versi Android terbaru dan menggunakan peluncuran bertahap agar tidak menyebarkan pembaruan bermasalah ke seluruh basis pengguna
  • Yang lain berpendapat bahwa mengingat skala dan kompleksitas platform, kesalahan tidak bisa dihindari, dan Google seharusnya mempermudah penghentian rollout atau pengembalian ke versi sebelumnya
  • Ada kekhawatiran soal Google dan Apple yang memiliki kendali atas standar web, yang memengaruhi kemampuan pengembang untuk kembali ke standar web terbuka
  • Beberapa komentar menyoroti adanya trade-off antara menjaga kompatibilitas mundur dan memastikan keamanan serta keandalan
  • Para pengkritik berpendapat bahwa kegagalan penulis dalam memperkirakan dan mengelola masalah-masalah ini mencerminkan kurangnya pengalaman profesional dalam pengembangan Android
  • Ada usulan agar pengembang selalu memperbarui aplikasi mereka secepat mungkin untuk menghindari masalah semacam ini