- Upaya membuat OS non-Unix menggunakan Rust.
- Saat ini sudah mendukung output grafis, alokasi dinamis, eksekusi bersamaan, serta keyboard/mouse.
- Hal yang unik adalah sistem ini dirancang agar semua aplikasi dapat berjalan sebagai satu fungsi tunggal.
- Aplikasi dijalankan dengan menerima Context yang berisi fungsi-fungsi OS, sehingga semua interaksi terjadi melalui Context.
- Karena itu, sandboxing, debugging, dan hal serupa menjadi sangat mudah, dan karena pemeliharaan memori juga dilakukan melalui Context, restart dan mode tidur menjadi mudah.
- Desain untuk aplikasi masih belum sepenuhnya matang, sehingga masih ada masalah seperti semua aplikasi dapat melihat memori satu sama lain.
- Dukungan untuk penyimpanan persisten, GPU, jaringan, dan lain-lain masih perlu diimplementasikan.
10 komentar
Konsepnya memang seksi. Seluruh dunia jadi Rust.. wkwkwk
"Aplikasi bisa melihat memori satu sama lain"... :)
Ya, ini sangat lucu.
VirGL - GPU 3D Virtual yang dapat digunakan di dalam VM QEMU
Mendukung VirGL sehingga bisa dipasang dan diuji di QEMU.
Masa depan menjalankan program Rust di OS Rust...? Seluruh dunia memang Rust.
Kalau ada thread HN di komentar, akan bagus kalau neo bisa merangkumnya secara otomatis wkwk. Sudah tidak bisa hidup tanpa neo.
Mulai sekarang saya akan coba sertakan juga ringkasan AI. Menariknya, sepertinya ini merangkum per klaim yang dibuat tiap orang.
while(true)pada satu thread mungkin tidak memengaruhi thread lain, tetapi kenaikan baterai/suhu tetap menunjukkan masalah sumber daya yang perlu dikelola.Untungnya? tulisan yang sama sudah ditangani Neo ya wkwk
Fomos: sistem operasi eksperimental yang dibangun dengan Rust
Masalahnya, saya juga sedang ikut merangkum sambil melihat tautan itu, hiks
Silakan lihat dan bandingkan sampai 3 versi rangkuman sekaligus, hehe
pub extern "C" fn _start(ctx: &mut Context) -> i32Tidak ada tombol thumbs down, jadi bagaimana karma Anda bisa menjadi minus?