- Karena crash di Explorer meningkat tajam, saat menelusuri penyebabnya ditemukan function pointer di stack yang mirip dengan malware
- Setelah diselidiki, ternyata itu bukan malware melainkan uninstaller
- Setelah uninstaller selesai, ia menunggu untuk menghapus biner dirinya sendiri (self-deleting)
- Kode ini menggunakan metode yang diperkenalkan di CodeProject 10 tahun lalu
- Kemungkinan ada fungsi dari suatu DLL yang harus dipanggil, tetapi hal itu terjadi karena dibelokkan (detour)
- Untuk menghapus dirinya sendiri, jangan lakukan penyisipan kode atau detour ke proses lain seperti Explorer; gunakan file sementara seperti
cleanup.js berikut ini
- Kode ini menghapus dirinya sendiri, dan uninstaller juga mencoba dihapus selama 20 detik
var fso = new ActiveXObject("Scripting.FileSystemObject");
fso.DeleteFile("C:\\Users\\Name\\AppData\\Local\\Temp\\cleanup.js");
var path = "C:\\Program Files\\Contoso\\contoso_update.exe";
for (var count = 0; fso.FileExists(path) && count < 40; count++) {
try { fso.DeleteFile(path); break; } catch (e) { }
WSH.Sleep(500);
}
5 komentar
Saya jadi ingat dulu pernah memakai program pembersih sisa-sisa file...
Tapi sekarang Windows juga pelan-pelan makin berkembang dalam hal program manajemen paket, jadi saya menaruh harapan. +_+
Sepertinya Anda sering memakai kata 'sangat maju'. Sains yang berkembang sangat maju tidak dapat dibedakan dari sihir.
Judul tulisan ini berasal dari ucapan penulis novel fiksi ilmiah terkenal Sir Arthur C. Clarke.
Komentar Hacker News
LD_PRELOADdi Linux