1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-18
Opini Hacker News
  • Lodash, pustaka utilitas JavaScript open source yang populer, menyatakan "kebangkrutan isu" dan menutup semua isu serta pull request (PR) yang masih terbuka.
  • Keputusan ini memicu beragam reaksi; sebagian memuji penulisnya karena berhasil mengelola arus masukan yang begitu besar dalam memelihara paket open source yang digunakan secara luas.
  • Beberapa komentator menyebut isu-isu itu sebenarnya tidak hilang, hanya diberi tag yang berbeda, dan mempertanyakan manfaat dari mengejar daftar isu yang kosong.
  • Yang lain menunjukkan bahwa banyak PR hanya berupa perubahan sepele atau promosi diri, yang bisa terasa seperti spam bagi maintainer.
  • Disebutkan bahwa perpindahan Lodash dari Node.js ke Bun merupakan perubahan penting bagi pustaka tersebut.
  • Sejumlah pengguna menyatakan kekecewaan setelah meluangkan waktu untuk membuka isu atau mengirim PR, lalu melihat semuanya ditutup.
  • Penulis menandai dan menutup 363 isu sebagai "kebangkrutan isu", dan hal yang sama juga dilakukan pada 325 PR.
  • Beberapa komentator bersimpati kepada penulis dan mengakui tantangan dalam memelihara perangkat lunak open source, yang mencakup masalah rumit, tanggung jawab yang saling bersaing, dan pekerjaan yang terkadang kurang dihargai.
  • Terlepas dari perubahan ini, banyak pengguna masih menghormati Lodash dan rutin menggunakannya, meski sebagian mengatakan mereka semakin jarang memakainya seiring JavaScript terus berkembang.