- The Pirate Bay, situs torrent yang diakui secara global, merayakan ulang tahunnya yang ke-20.
- Didirikan pada 2003 oleh sekelompok peretas dan aktivis, situs ini awalnya merupakan pelacak BitTorrent kecil dari Swedia.
- Meski menghadapi banyak tantangan hukum dan bentrokan dengan aparat penegak hukum, The Pirate Bay masih beroperasi hingga hari ini.
- Situs ini pada awalnya di-host oleh Gottfrid Svartholm, alias Anakata, dari Meksiko, lalu dipindahkan ke Swedia dan di-host pada laptop Pentium III 1GHz dengan RAM 256MB.
- The Pirate Bay menghadapi tekanan hukum yang besar, termasuk penggerebekan oleh polisi Swedia pada 2006.
- Meski begitu, berkat cadangan yang dibuat oleh Fredrik Neij, alias TiAMO, situs ini bangkit kembali hanya dalam 3 hari.
- Pemulihan situs yang cepat dan perlawanannya terhadap tekanan hukum membuat para pendirinya menjadi pahlawan bagi banyak orang, yang kemudian membawa pengakuan dan dukungan global.
- Namun, penggerebekan itu juga memicu penyelidikan kriminal, yang berujung pada hukuman penjara bagi beberapa pendiri situs tersebut.
- Situs ini telah mengalami berbagai perubahan selama bertahun-tahun, termasuk penghapusan tracker, pengenalan magnet link, dan infrastruktur yang semakin terdesentralisasi.
- Saat ini, The Pirate Bay dipelihara oleh tim sukarelawan yang berdedikasi untuk melindungi situs dari spam dan malware.
- Terlepas dari sejarahnya yang penuh gejolak, The Pirate Bay terus menghiasi berita utama, termasuk dengan menerbitkan token 'cryptocurrency'-nya sendiri pada 2021.
- Masa depan The Pirate Bay tidak pasti, tetapi selama 20 tahun terakhir situs ini telah memberi dampak besar pada dunia berbagi berkas.
1 komentar
Opini Hacker News