2 poin oleh GN⁺ 2023-09-24 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Penulis Herman sedang menghadapi para pengirim spam di platform gratis miliknya, 'Bear'. Platform ini menjadi target ladang backlink, phishing kartu kredit, penjual obat ilegal, pengiklan kasino online, dan promotor kripto.
  • Para pengirim spam ini bukan bot, melainkan ladang spam yang dapat mengirimkan konten ke seluruh web untuk meningkatkan peringkat SEO.
  • Untuk menanggapi hal ini, Herman menerapkan mekanisme yang memberi semua blog yang belum ditinjau tag "no-index" dan "no-follow" sampai peninjauan selesai, agar postingan spam tidak terekspos ke internet yang lebih luas.
  • Herman menggunakan Akismet, alat pendeteksi spam milik WordPress, untuk mendeteksi spam. Ia sempat mencoba mengembangkan sistem pendeteksi spamnya sendiri dengan GPT4, tetapi menemukan bahwa Akismet lebih akurat dan lebih efisien dari sisi biaya.
  • Meski deteksi spam sudah kuat, beberapa pengirim spam menemukan cara untuk menyamar sebagai blog yang sah lalu memposting spam di area yang regulasinya lebih longgar.
  • Pemblokiran postingan dari alamat IP tertentu tidak efektif. Para pengirim spam sering menggunakan layanan VPN komersial seperti Nord, yang memiliki server di seluruh dunia.
  • Setelah itu Herman mengusulkan ide bernama 'The Frustration Loop' untuk mengganggu para pengirim spam. Alih-alih memblokir blog saat spam terdeteksi, sistem justru memunculkan error palsu dan membuat prosesnya semenyebalkan mungkin agar waktu para pengirim spam terbuang dan mereka menyerah.
  • The Frustration Loop akan menghapus formulir saat spam terdeteksi, menonaktifkan tempel di semua area teks, mengalihkan fokus elemen setiap 5 hingga 10 detik, dan memunculkan error lain ketika mereka mencoba mengirim ulang formulir.
  • Herman telah menguji sistem ini dan menilai bahwa sistem ini hampir tidak akan terpicu untuk pengguna yang valid. Sistem ini telah berjalan dalam produksi selama 3 bulan terakhir, dan hanya satu pengguna yang melaporkannya sebagai masalah.
  • Sejak menerapkan The Frustration Loop, jumlah spam turun dari sekitar 30% pada blog baru menjadi kurang dari 5%. Herman mengakui masih ada bagian yang perlu diperbaiki dan celah yang harus ditutup, tetapi secara keseluruhan sistem ini bekerja dengan baik.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-24
Opini Hacker News
  • Artikel tentang metode pencegahan spam dan troll yang disebut "frustration loop"
  • Frustration loop bekerja dengan menambahkan penundaan acak 10-60 detik saat memuat halaman untuk akun troll, dan terbukti menjadi pertahanan yang efektif di situs berita komunitas Newsvine
  • Artikel tersebut menyebut alat pendeteksi spam komentar Akismet, tetapi menyoroti bahwa alat itu tidak terlalu efektif untuk mendeteksi spam pendaftaran
  • Seorang penulis komentar membagikan metode pribadinya untuk menghilangkan spam email dengan menggunakan akun email catch-all yang memakai alamat email unik untuk setiap situs dan layanan
  • Penulis komentar lain membagikan pengalamannya diblokir saat memposting komentar di blognya sendiri, sambil mengkritik mekanisme banding Akismet yang tidak memadai
  • Artikel tersebut menyebut penerapan shadow ban terhadap pengirim spam di jejaring sosial, yaitu metode yang membuat pengirim spam sulit menyadari bahwa mereka telah tertangkap
  • Beberapa penulis komentar menyatakan kekhawatiran tentang false positive dan false negative pada frustration loop, dan berpendapat bahwa dibutuhkan lebih banyak informasi tentang cara membedakan pengirim spam dari pengguna yang sah
  • Metode perlindungan spam lainnya yang disebutkan mencakup penggunaan kolom input teks tersembunyi pada formulir kontak email, penggunaan VPN, dan lain-lain
  • Artikel dan komentarnya menekankan pertarungan yang terus berlangsung antara pengirim spam dan orang-orang yang mencoba mencegah spam, yang oleh seorang penulis komentar disamakan dengan perlombaan senjata