- Artikel tentang evolusi proyek bernama 'Fantilator', yang berkaitan dengan menghubungkan beberapa kipas untuk membentuk struktur yang lebih besar.
- Ide awal yang diajukan pada 2018-07-30 adalah upaya menumpuk kipas dalam pola papan catur untuk menutupi lubang di tengah. Ketebalan desain ini setara dengan tiga kipas.
- Pada 2018-08-01, desain ditingkatkan dengan cara menumpangtindihkan baris kipas, sehingga ketebalan keseluruhan berkurang menjadi satu kipas yang sedikit lebih tebal. Catu daya 200-300w ditambahkan dan model operasional pertama pun lahir.
- Desain ini membuktikan potensi skalabilitas, dan pada hari yang sama ukuran kipas bertambah dari 8 menjadi 10 unit.
- Hingga 2018-08-16, lebih banyak kipas ditambahkan sehingga ukurannya menjadi 17 kipas. Konsep 'Fan Base' diperkenalkan, dan casing putih digunakan.
- Pada 2018-08-25, matriks kipas diperluas menjadi 37 kipas. Kipas pada catu daya dihapus dan catu daya didinginkan oleh kipas. Proyek ini diberi nama 'Fantilator'. - Hingga 2018-09-28, matriks kipas bertambah menjadi 46 kipas, sehingga diperlukan catu daya kedua.
- Pada 2018-12-10, terjadi perubahan desain, dan 'Fantilator' sebelumnya dibongkar lalu yang baru dirakit. Desain baru ini diagonal, berbeda dari desain vertikal sebelumnya.
- Desain baru, yaitu Phase I, dijalankan pada 2018-12-11. Ini menghadirkan manajemen kabel yang lebih baik, pembagi kabel yang sesuai, fondasi yang lebih baik bernama 'Fanbase', serta ambang daya kipas.
- Hingga 2019-05-10, Phase II dari peningkatan telah selesai, sehingga ukuran kipas bertambah menjadi 64 unit.
- Pada 2019-05-29, percobaan pertama untuk mengendalikan satu kipas dengan PWM menggunakan Arduino Nano dilakukan.
- Hingga 2019-06-16, semua kipas 'Fantilator' dikendalikan oleh Arduino yang menjalankan 'FantilatorOS'.
1 komentar
Komentar Hacker News