7 poin oleh ironlung 2023-10-16 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Platform otomatisasi DevOps 'Humalect'

    • Konsep: "Pengguna fokus membangun, urusan DevOps serahkan ke Humalect"
    • Fitur:
      • Pembuatan file Docker, YAML, dan IaC yang siap dipakai
      • Pembuatan file Docker dan YAML secara otomatis
      • CI/CD bawaan, serta dukungan untuk membawa alat yang sudah digunakan pengguna
      • Dukungan integrasi dengan penyedia cloud utama
      • Dukungan agar pengguna dapat membawa dan memakai alat yang diinginkan seperti SCM, CI/CD, DevSecOps, dan alat observabilitas
      • Membantu mengurangi pengeluaran cloud dan menjaga keamanan melalui biaya cloud dan pemeriksaan keamanan
      • Mendukung penyiapan infrastruktur dari nol dalam waktu 30 menit
      • Mendukung migrasi antar penyedia cloud dengan berpindah penyedia cloud tanpa downtime
      • Mengotomatiskan pembuatan Terraform, serta cara pengelolaan entri DNS, application firewall, CDN, dan sertifikat SSL
    • Cara penggunaan:
      • Hubungkan akun cloud pengguna seperti AWS, Azure, dan lainnya ke Humalect
      • Hubungkan repositori kode pengguna seperti GitHub, GitLab, Bitbucket
      • Hubungkan alat pemantauan seperti Grafana, Datadog untuk membuat lingkungan pengguna
      • Deploy aplikasi pengguna dalam hitungan menit
    • Latar belakang layanan:
      • Proses penyiapan DevOps bersifat berulang dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan
      • Tujuan rekayasa DevOps adalah meningkatkan produktivitas pengembang, tetapi tidak tercapai seperti yang dimaksudkan
      • Sebagian besar perusahaan memakai waktu pengembang untuk mengelola dan memelihara proses yang sangat besar
      • Tim pengembang menggunakan setidaknya 25% waktunya untuk konfigurasi cloud dan pengelolaan infrastruktur. Waktu ini sebenarnya bisa digunakan untuk membangun produk dan membawanya ke pasar
      • Bertujuan membantu organisasi mengurangi kebutuhan pengelolaan infrastruktur, menekan upaya engineering, dan fokus pada tujuan bisnis melalui platform otomatisasi DevOps
  • Platform manajemen pipeline CI/CD 'R2DevOps'

    • Platform untuk melindungi dan mengelola pipeline CI/CD
    • Fitur:
      • Dapat membuat dan memelihara pipeline tanpa menulis kode YAML
      • Menyesuaikan pipeline secara low-code dengan drag-and-drop template dari marketplace
      • Mengelola CI/CD sesuai organisasi layaknya library kode
      • Berencana mendukung pelacakan KPI CI/CD juga
        • Mendeteksi duplikasi CI/CD dan praktik yang keliru
        • Menemukan pipeline CI/CD yang tidak mematuhi regulasi
        • Memeriksa CVE dalam rantai pasok
    • Cara penggunaan:
      • Plug-and-play dengan platform yang sudah ada seperti GitHub dan GitLab
      • Melihat semua proyek yang sedang berjalan dan membangun pipeline
      • Mencari template CI/CD di marketplace publik dan katalog privat pengguna
      • Dapat membuat template baru dan membagikannya di marketplace
      • Membangun pipeline sambil mengakses marketplace tersemat dan dokumentasi template
      • Menyesuaikan pipeline dengan editor low-code
      • Linting real-time
      • Menjalankan pipeline di platform CI yang diinginkan
      • Setelah itu menjaga pipeline tetap aman dan diperbarui
      • Melacak metrik pipeline dan memperbarui pipeline ke versi template baru
  • Platform deployment AWS 'OpsFlow'

    • Mendukung deployment AWS dan pembuatan IaC
    • Menganalisis kode pengguna dan secara otomatis mengonfigurasi AWS untuk menjalankannya
    • Fitur:
      • Mendukung Terraform yang dibuat otomatis dan sepenuhnya dapat dikustomisasi, serta sinkronisasi dua arah dengan GitHub
      • Membantu pengguna membangun produk tanpa perlu memikirkan kompleksitas DevOps
      • Menyediakan building block yang sederhana dan dapat digunakan ulang tanpa memerlukan pengetahuan AWS
    • Cara kerja:
      • Hubungkan akun AWS, tanpa perlu berbagi key
      • Klik blok dengan mouse untuk membangun stack secara visual
      • Dengan cara ini dapat menambahkan aplikasi seperti frontend, fungsi serverless, backend, serta resource seperti database Postgres, database MySQL, S3 Bucket, Redis, dan MongoDB
      • Deployment dilakukan dengan satu klik mouse
      • Secara otomatis mengonfigurasi akun AWS pengguna dengan Terraform

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.