- Menjelaskan kelebihan dan kekurangan penggunaan unified diff dan split diff dalam code review
- unified diff dan split diff cocok untuk perubahan yang sederhana dan kecil
- Untuk perubahan yang besar dan kompleks, unified diff maupun split diff tidak ideal
- Penulis lebih memilih meninjau seluruh codebase pada titik waktu tertentu, sambil berfokus pada area yang baru berubah namun tetap melakukan peninjauan umum
- Penulis mengusulkan bahwa tampilan diff yang ideal akan menampilkan keadaan kode saat ini di sebelah kiri, dan unified diff dari codebase yang sedang terlihat di sebelah kanan dengan perubahan yang disorot secara halus
- Disebutkan bahwa format peninjauan ini tidak didukung dengan baik oleh alat yang ada, yang berfokus pada meninjau diff alih-alih kode sebenarnya
- Penulis menggunakan workflow low-tech untuk gaya peninjauan ini, dengan skrip untuk memeriksa pull request secara lokal. Skrip ini menghapus semua commit dari pull request tetapi mempertahankan semua perubahan
- Workflow penulis memudahkan penelusuran file yang berubah dan penandaan hunk yang sudah ditinjau, tetapi kurang memiliki sinkronisasi otomatis antara status buffer dan file yang sedang dibuka di editor
- Penulis menginginkan alat yang memudahkan peninjauan kode dengan cara ini, tanpa perlu membuat alat ad-hoc kustom
- Penulis juga menekankan bahwa meskipun tulisan ini membahas cara melakukan code review, tujuan utama code review tidak selalu harus meninjau kode itu sendiri, dan memperkenalkan tulisan terkait tentang topik ini melalui tautan
1 komentar
Komentar Hacker News
.untuk masuk ke IDE penuh di dalam browser, berguna untuk melihat perubahan dalam konteks seluruh file.