21 poin oleh ironlung 2023-10-30 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Pelajari cara menghemat waktu dengan membandingkan commit, menghapus branch lama, dan membuat alias
  1. Git aliases
    • Buat alias untuk perintah yang digunakan sehari-hari agar menghemat waktu kerja di terminal
    • Contoh: alih-alih mengetik git checkout master, cukup masukkan co master
    • Edit atau tambahkan perintah dengan mengubah langsung file ~/.gitconfig
  2. Memeriksa status repositori dari command prompt
    • Untuk melihat status repositori, jalankan git-prompt.sh
    • Jika Anda menggunakan Linux dan memasang Git lewat package manager, file ini mungkin sudah ada di direktori /etc/bash_completion.d/
  3. Membandingkan commit di command line
    • Gunakan perintah git diff untuk membandingkan perbedaan antar versi file yang sama atau antar commit
    • Jika ingin membandingkan diff dengan alat yang lebih visual, Anda bisa memakai git difftool
      • Meld: viewer/editor yang berguna untuk membandingkan diff secara visual
  4. Menyimpan perubahan yang belum di-commit dengan stash
    • Saat Anda tidak ingin me-commit fitur yang belum selesai dan perlu menyimpan perubahan saat ini apa adanya, gunakan perintah git stash untuk menyingkirkan perubahan sementara
    • Setelah selesai melakukan perbaikan dan ingin kembali ke perubahan sebelumnya, jalankan $ git stash pop
  5. Sering melakukan pull
    • Jika menggunakan GiLab Flow, pekerjaan baru dilakukan di feature branch
    • Bergantung pada lamanya implementasi fitur, bisa ada banyak perubahan di branch master
    • Untuk menghindari konflik kode yang makin besar, hindari konflik lebih awal dan sering bawa perubahan dari branch master ke branch kerja agar branch bisa lebih mudah di-merge ke master
  6. Auto-complete perintah
    • Dengan script auto-complete, perintah bisa digunakan dengan mudah dan cepat di bash, tcsh, dan zsh
    • Untuk memasukkan git pull, cukup ketik huruf awal seperti git p, lalu tekan tab
    • Untuk menampilkan semua perintah yang tersedia, ketik git di terminal lalu tekan tab+tab
  7. Menetapkan .gitignore global
    • Jika tidak ingin me-commit file seperti .DS_Store atau Vim swp, Anda bisa mengaturnya di file .gitignore global
  8. Menggunakan fitur autosquash Git sebagai pengaturan default
    • Dengan autosquash, Anda bisa melakukan squash commit dengan lebih mudah saat interactive rebase
    • Anda bisa mengaktifkannya setiap kali rebase dengan git rebase -i —autosquash, tetapi lebih praktis jika dinyalakan sebagai default
  9. Menghapus konten yang sudah dihapus di remote dari branch lokal saat fetch/pull
    • Branch yang sudah hilang di repositori remote bisa saja masih tertinggal di repositori lokal
    • Untuk menghapusnya setiap kali fetch/pull, gunakan $ git config —global fetch.prune true
  10. Menggunakan Git blame dengan lebih efisien
    • Git blame menelusuri siapa yang mengubah baris mana dalam sebuah file
    • Opsi
      • $ git blame -w # abaikan spasi
      • $ git blame -M # abaikan perpindahan teks
      • $ git blame -C # abaikan perpindahan teks ke file lain
  11. Menambahkan alias untuk checkout merge request secara lokal
    • Merge request mencakup seluruh riwayat repositori dan commit yang ditambahkan ke branch yang terkait dengan MR
    • Anda dapat checkout merge request publik secara lokal ketika source project adalah fork dari target project
  12. Alias untuk HEAD
    • @ sama dengan HEAD. Saat dipakai ketika rebase, pekerjaan jadi jauh lebih mudah
  13. Mengembalikan file (reset)
    • Saat mengubah kode lalu menyadari ada masalah pada perubahan yang sudah dibuat, Anda perlu mengembalikan file
    • Tanpa harus menekan undo pada semua perubahan, Anda bisa me-reset file ke HEAD branch tersebut
      • Contoh) $ git reset —hard HEAD
    • Untuk mengembalikan hanya satu file, jalankan perintah berikut
      • Contoh) $ git checkout HEAD — path/to/file
  14. Plugin git-open
    • Jika ingin cepat membuka website yang meng-host repositori yang sedang digunakan, Anda bisa memakai git-open
  15. Plugin git-extras
    • Jika ingin meningkatkan kegunaan Git dengan lebih banyak perintah, gunakan plugin git-extras
    • Menyediakan git info (menampilkan info repositori), git effort (jumlah commit per file)

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.