6 poin oleh GN⁺ 2023-11-07 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel ini membahas penguasaan manipulasi Document Object Model (DOM) menggunakan JavaScript vanilla.
  • Meski alat modern seperti Angular, VueJS, React, Solid, dan Svelte banyak digunakan, artikel ini menekankan pentingnya memahami DOM API browser untuk pengembangan web.
  • Penulis menyediakan kumpulan materi yang mencakup API browser dasar, contoh yang mudah dipahami, demo langsung, tips dan praktik terbaik, kasus penggunaan nyata, serta kompatibilitas dengan browser modern dan Internet Explorer.
  • Materi tersebut dibagi menjadi tiga level: dasar, menengah, dan lanjutan.
  • Level dasar mencakup tugas seperti mengubah favicon secara dinamis sesuai preferensi skema warna pengguna, menghitung waktu baca halaman web, dan memperbarui variabel root CSS secara dinamis.
  • Level menengah mencakup tugas seperti menghapus indentasi di area teks menggunakan kombinasi tombol Shift+Tab, masuk ke mode layar penuh, dan membangun input spin.
  • Level lanjutan mencakup tugas seperti membuat kursor kustom, menyanitasi string HTML, dan membuat scrollbar kustom.
  • Penulis juga memberikan tips seperti menghindari pergeseran layout saat membuka modal, serta mendapatkan kotak pembatas dari node teks.
  • Artikel ditutup dengan ajakan untuk berlangganan newsletter penulis tentang konten teknologi frontend.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-07
Komentar Hacker News
  • Artikel ini memberikan berbagai contoh untuk menguasai manipulasi DOM secara menyeluruh.
  • Contoh-contohnya dipuji karena detail dan fungsional untuk pekerjaan UI.
  • Beberapa pengguna merasa pekerjaan dengan DOM API dasar membosankan dan rentan error, sehingga beralih menggunakan framework seperti Svelte.
  • Ada diskusi tentang potensi kerentanan keamanan terkait kode tertentu, dan disarankan penggunaan whitelist.
  • Beberapa pengguna menyoroti adanya pengulangan yang tidak perlu dalam kode dan mengusulkan alternatif yang lebih efisien.
  • Beberapa contoh menggunakan API lama padahal versi yang lebih modern dan praktis sudah tersedia.
  • Teknik "perluasan otomatis area teks" dianggap usang oleh sebagian orang, dan mereka mengusulkan properti CSS baru atau penggunaan elemen mirror tersembunyi.
  • Artikel ini memicu diskusi tentang manfaat memahami manipulasi DOM dasar.
  • Beberapa pengguna mengenang masa awal pengembangan web ketika semuanya ditulis dengan JS "vanilla".
  • Ada saran bahwa mengemas contoh-contoh ini agar mudah diperbarui dan digunakan akan lebih baik daripada sekadar salin-tempel.