7 poin oleh GN⁺ 2023-11-07 | 5 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Menyediakan fitur autocompletion bergaya IDE di shell
  • Runtime native terminal yang mendukung lebih dari 600 alat command line
  • Mendukung Windows, Linux, MacOS
  • Instalasi: npm install -g @microsoft/inshellisense
    • Setelah instalasi, jalankan inshellisense --shell untuk memulai sesi autocompletion bagi shell yang diinginkan
    • Dapat di-bind ke tombol CTRL+a, lalu memulai sesi autocompletion bersama shell saat ini dan memasukkan perintah yang diterima ke riwayat shell
  • Demi kemudahan, inshellisense diberi alias is
  • Shell yang didukung: bash, zsh, fish, pwsh, powershell (Windows Powershell).
  • Proyek yang dibuat oleh Microsoft. Kontribusi dan usulan sangat diterima, tetapi kontributor harus menyetujui Contributor License Agreement (CLA)

5 komentar

 
xguru 2023-11-08

Yang paling mengejutkan adalah... ini alat yang dibuat oleh Microsoft dan ada di repo GitHub mereka sendiri,
tetapi pengembangnya justru mengunggah postingan perkenalan di Show HN.

 
roxie 2023-11-18

Eh, sepertinya saya belum memahaminya. Mengapa bagian yang diunggah ke HN itu mengejutkan?

 
xguru 2023-11-19

Ah, saya merasa menarik karena seorang developer Microsoft langsung memposting perkenalan produk di Show HN tanpa melalui kanal terpisah seperti blog. Sepertinya kasus seperti diperkenalkan dengan cara begini tidak terlalu umum.

 
roxie 2023-11-23

Aha, ternyata hanya di sini ya

 
GN⁺ 2023-11-07
Opini Hacker News
  • Postingan tentang autocompletion shell bergaya IDE bernama 'Inshellisense'
  • Sejumlah pengguna menyoroti masalah implementasi seperti tidak berjalan di Unix/Linux dan masalah saat berpindah direktori
  • Salah satu pengguna menyarankan memakai Copilot sebagai alternatif untuk shell bash atau fish, lalu membukanya di $EDITOR dan mengaturnya ke Vim atau Neovim
  • Sejumlah pengguna membandingkan 'Inshellisense' dengan alat lain seperti 'zsh-autocomplete' dan 'Fig', dan yang terakhir tampak menunjukkan performa yang lebih baik
  • Muncul kekhawatiran tentang potensi kesalahan akibat fitur autocompletion dan perlunya langkah pengamanan
  • Salah satu pengguna enggan memiliki ketergantungan shell pada Node.js
  • Sejumlah pengguna memuji idenya, tetapi mengkritik ketergantungan pada pustaka spesifikasi completion, serta mengusulkan agar CLI menggunakan struktur data standar untuk mendefinisikan antarmuka yang ketat
  • Terungkap bahwa 'Inshellisense' menggunakan ulang mesin completion internal Fig.io dan memaksakan pilihan bahasa Typescript
  • Salah satu pendiri Fig memuji implementasi alternatif autocompletion bergaya IDE di terminal
  • Nama 'Inshellisense' mendapat pujian karena dianggap sangat bagus