1 poin oleh GN⁺ 2023-11-08 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Misi antariksa Euclid milik European Space Agency (ESA) telah merilis gambar berwarna penuh pertamanya dari alam semesta.
  • Gambar-gambar ini menatap alam semesta yang paling jauh, dan merupakan citra astronomi paling tajam dari hamparan langit yang luas yang belum pernah terlihat sebelumnya.
  • Gambar-gambar ini menyingkap rahasia tersembunyi yang belum ditemukan oleh Euclid, sekaligus menunjukkan potensinya untuk membuat peta 3D alam semesta paling luas yang pernah dibuat.
  • Misi Euclid adalah menyelidiki bagaimana materi gelap dan energi gelap, entitas misterius yang mencakup 95% alam semesta kita, membentuk alam semesta kita.
  • Selama enam tahun ke depan, Euclid akan mengamati bentuk, jarak, dan pergerakan miliaran galaksi hingga sejauh 10 miliar tahun cahaya, dan akan membuat peta 3D alam semesta terbesar yang pernah dibuat.
  • Gambar-gambar yang dirilis menunjukkan kemampuan Euclid untuk menghasilkan citra cahaya tampak dan inframerah yang tajam dari area langit yang luas dalam sekali pengamatan.
  • Citra Euclid memuat banyak detail berkat desain optik khusus, manufaktur dan perakitan teleskop serta instrumen yang sempurna, serta pengendalian pointing dan suhu yang sangat akurat.
  • Gambar tersebut menampilkan 1.000 galaksi yang termasuk dalam Gugus Perseus dan lebih dari 100.000 galaksi tambahan yang lebih jauh di latar belakang, banyak di antaranya belum pernah terlihat sebelumnya.
  • Euclid akan mengamati banyak gugus galaksi seperti Perseus sepanjang waktu kosmik, dan akan mengungkap unsur 'gelap' yang mengikat mereka bersama.
  • Gambar tersebut juga menampilkan 'galaksi tersembunyi' IC 342 atau Caldwell 5, dan mengungkap informasi penting tentang bintang-bintang di galaksi ini.
  • Pandangan antariksa pertama Euclid merupakan materi yang berharga bagi komunitas ilmiah dengan menunjukkan kinerja teleskop dan memberikan informasi baru tentang alam semesta terdekat.
  • Gambar-gambar itu juga menunjukkan bagaimana Euclid akan menghasilkan informasi yang kaya tentang fisika bintang dan galaksi individual.
  • Euclid diluncurkan pada 1 Juli 2023 dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Cape Canaveral Space Force Station, Florida, AS, menuju titik Lagrange Matahari-Bumi 2.
  • Pengamatan sains reguler dijadwalkan dimulai pada awal 2024, dan selama enam tahun Euclid akan meneliti sepertiga langit dengan akurasi dan sensitivitas yang belum pernah ada sebelumnya.
  • Euclid adalah misi Eropa yang dibangun dan dioperasikan oleh ESA, dengan kontribusi dari NASA, dan melibatkan lebih dari 2.000 ilmuwan dari 300 lembaga riset di 13 negara Eropa, Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-08
Komentar Hacker News
  • Gambar overlay bulan dan langit yang direkam oleh 36 detektor instrumen VIS milik Euclid.
  • Diskusi tentang potensi kemacetan di titik Lagrange dan keunggulan yang ditawarkan Euclid dibandingkan Webb.
  • Komentar yang menyoroti detail gambar yang mengesankan, sambil menunjukkan bahwa bahkan titik terkecil pun merepresentasikan benda langit yang sangat besar.
  • Ada minat pada kemungkinan sains warga menggunakan dataset semacam ini, khususnya yang berkaitan dengan Gugus Perseus.
  • Diskusi tentang keberadaan materi gelap di alam semesta yang dibuktikan oleh gugus galaksi seperti Perseus.
  • Pertanyaan tentang titik-titik ungu pada gambar dan mengapa ukurannya tampak sama.
  • Komentar yang mengungkapkan kebingungan tentang bagaimana gambar-gambar ini berkaitan dengan misi Euclid untuk menyelidiki materi gelap dan energi gelap.
  • Banyaknya sistem yang terlihat pada gambar memunculkan spekulasi tentang keberadaan peradaban lain.
  • Misi Euclid adalah untuk lebih memahami energi gelap dan materi gelap dengan mengukur secara akurat ekspansi alam semesta yang dipercepat.
  • Wahana antariksa ini akan mengamati sekitar sepertiga langit, dengan fokus pada galaksi di luar Bimasakti, dan akan mengamati sekitar 10 miliar sumber astronomi.
  • Euclid diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 pada 1 Juli 2023, setelah Rusia menarik peluncuran Soyuz yang semula direncanakan.
  • Sembilan pusat data ilmiah akan memproses lebih dari 170 petabyte gambar masukan mentah selama setidaknya 6 tahun.
  • Sistem komunikasi dapat mentransmisikan 850 gigabit per hari dan memiliki kapasitas penyimpanan di dalam wahana setidaknya 300GB.