"Beralih ke Elixir"
(leemeichin.com)Beralih ke Elixir
- Di tempat kerja baru, Elixir digunakan sebagai bahasa backend utama.
- Tidak memiliki pengalaman dengan Elixir maupun Erlang, tetapi mudah dipelajari berkat sintaksnya yang mirip Ruby.
- Menghindari masalah manajemen state pada bahasa berorientasi objek, sekaligus menikmati keunggulan immutability dan pemrograman fungsional.
Kelebihan Elixir
- Kode dengan state yang dapat berubah sulit dipelihara.
- Elixir mendukung DSL seperti Ruby, tetapi menggunakan macro waktu kompilasi untuk menghasilkan kode saat runtime.
- Bahkan tanpa menulis pengujian, kesalahan penggunaan macro dapat ditemukan pada waktu kompilasi.
Sintaks dan Ekspresi
- Sintaks pipeline di Elixir bagus, tetapi operator 'threading' di Clojure lebih disukai.
- Melalui ekspresi
with, fungsi yang kompleks dapat dibagi menjadi jalur sukses dan bagian penanganan error.
Penanganan Eksepsi
- Di Ruby, penggunaan eksepsi untuk alur kontrol adalah hal yang umum.
- Di Elixir, alih-alih eksepsi, Result / Either monad digunakan sehingga
okdanerrordipakai sebagai nilai kembalian.
Pendapat GN⁺
Hal terpenting dari tulisan ini adalah kesenangan dalam pemrograman dan kemudahan pemeliharaan yang dimiliki bahasa Elixir. Menarik bagaimana Elixir menyelesaikan masalah kompleks manajemen state pada bahasa berorientasi objek, lalu meningkatkan stabilitas dan keterbacaan kode melalui immutability dan pemrograman fungsional. Secara khusus, sistem macro yang dapat menemukan kesalahan pada waktu kompilasi memberi pengembang lingkungan penulisan kode yang lebih andal. Karakteristik ini juga akan membuat engineer perangkat lunak pemula merasakan daya tarik mempelajari bahasa Elixir.
1 komentar
Komentar Hacker News
Minat terhadap bahasa Elixir meningkat dalam beberapa minggu terakhir lewat video YouTube.
Sebagai keunggulan utama Elixir/Erlang, kemudahan pekerjaan latar belakang sangat ditekankan.
Kekuatan bahasa ini ditekankan melalui presentasi Sasa Juric, "The Soul of Erlang and Elixir".
Berbagi pengalaman telah menggunakan Erlang sejak 1991.
Belajar dan menggunakan Elixir terasa menyenangkan, dan ada kepuasan terhadap kesederhanaan serta fungsionalitas BEAM/OTP.
Sebagai kelebihan Elixir, ditekankan keseruannya seperti Ruby serta sifat immutable dan fungsional yang menghilangkan kelemahan pemrograman berorientasi objek.
Menunjukkan adanya kesalahpahaman tentang penggunaan exception sebagai alur kontrol di Ruby.
Sebagai pengguna F#, mengungkapkan bahwa Elixir terasa membingungkan.
Dari pengalaman menggunakan Elixir, ditekankan bahwa bahasa ini mudah dipelajari, serta memiliki keunggulan pattern matching dan data immutable.
Memberikan peringatan terhadap optimisme pada tahap awal terhadap teknologi baru.