2 poin oleh GN⁺ 2023-11-11 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Pendekatan yang Keliru dalam Pengembangan Produk AI

  • Sebagian besar produk AI dibangun sebagai pembungkus untuk model lain, misalnya dengan memanggil API ChatGPT.
  • Pendekatan ini mudah diimplementasikan dan bisa menghadirkan fitur yang keren, tetapi punya masalah karena tidak terdiferensiasi, mahal, dan lambat.
  • Ketika proposisi nilai unik dari sebuah produk AI itu penting, bergantung pada teknologi yang mudah ditiru berarti berada pada posisi yang berisiko.

Masalah Biaya Tinggi dan Kecepatan Lambat pada LLM

  • Large Language Models (LLM) menawarkan fleksibilitas, tetapi karena ukuran dan kompleksitasnya, biaya operasionalnya sangat tinggi.
  • Sebagai contoh, GitHub Copilot menelan biaya rata-rata $20 per pengguna tetapi hanya menagih $10, sehingga merugi.
  • Karena kecepatannya lambat, LLM dapat menimbulkan masalah besar pada aplikasi yang membutuhkan respons real-time.

Keterbatasan LLM dan Masalah Kustomisasi

  • LLM mendukung fine-tuning, tetapi tetap memiliki keterbatasan dalam menyediakan solusi untuk masalah tertentu.
  • Saat mengembangkan Visual Copilot milik Builder.io, mereka mencoba menggunakan LLM untuk mengubah desain Figma menjadi kode, tetapi hasilnya lambat, mahal, dan berkualitas rendah.

Solusi: Membangun Toolchain Sendiri

  • Builder.io menyelesaikan masalah ini dengan membangun toolchain mereka sendiri.
  • Mereka menggabungkan LLM yang telah di-fine-tune, compiler kustom, dan model pelatihan yang disesuaikan.
  • Metode ini memungkinkan pembuatan produk yang lebih cepat, lebih andal, lebih murah, dan lebih terdiferensiasi.

Kesalahpahaman Umum tentang Pengembangan Produk AI

  • Banyak orang salah paham bahwa semua teknologi inti dalam produk AI ditangani oleh satu super model.
  • Ambil contoh kendaraan otonom: orang membayangkan satu AI raksasa memproses semua input dan mengambil keputusan, padahal kenyataannya itu adalah gabungan dari banyak model khusus dan kode umum.

Cara Memulai Membangun AI di Dunia Nyata

  • Ada baiknya mengeksplorasi pendekatan yang digunakan pada Visual Copilot untuk solusi AI.
  • Jelajahi ruang masalah dengan praktik pemrograman umum, lalu tentukan area yang memang membutuhkan model khusus.
  • Jika coding standar tidak mampu menyelesaikan masalah tertentu dengan baik, hasilkan data dengan model AI yang sudah mapan lalu latih model Anda sendiri.

Opini GN⁺

  • Hal terpenting adalah menghindari cara yang dipakai orang lain saat mengembangkan produk AI, lalu membangun toolchain sendiri untuk menghadirkan nilai yang berbeda.
  • Tulisan ini menarik dan memikat karena menunjukkan penggunaan teknologi AI yang inovatif serta bagaimana para pengembang dapat memanfaatkan AI untuk menciptakan produk yang orisinal.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.