2 poin oleh GN⁺ 2023-12-16 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Perjalanan Marc Corfmat dalam Mendesain Set LEGO

  • Marc Corfmat mulai mengejar kesempatan untuk mendesain set resmi LEGO sejak masa remajanya.
  • Ia dan saudaranya, Nick, sejak kecil membuat model LEGO di California dan di rumah nenek mereka di La Rochelle, Prancis, lalu membagikannya di YouTube.
  • Pada tahun 2020, mereka mulai mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan desain mereka melalui program LEGO Ideas.
  • Marc meraih 10.000 suara dengan desain berbasis Avatar: The Last Airbender, dan desain Tintin serta The Polar Express juga mendapat popularitas.
  • Namun, LEGO menolak desain Avatar dan The Polar Express. LEGO tidak mengungkapkan alasan penolakan, tetapi mempertimbangkan berbagai faktor.

Lahirnya Desain Kamera Polaroid

  • Marc memutuskan untuk mencoba salah satu idenya, yaitu desain kamera Polaroid.
  • Ia menyukai desain model ikonik OneStep tahun 1977 dari Polaroid, dan mulai mendesain setelah menemukan cincin lensa dengan ukuran yang tepat.
  • Desain Marc menyertakan elemen gerak, dengan fungsi "memuat film" dan "mengeluarkan foto".
  • Desain ini dengan cepat meraih dukungan 10.000 orang, dan ia pun dihubungi oleh LEGO.

Kamera Instan LEGO Polaroid OneStep SX-70

  • LEGO mulai membuka pre-order untuk kamera instan klasik Polaroid OneStep SX-70 dengan garis pelangi, yang dibuat berdasarkan desain Marc.
  • Set ini dijual dengan harga $80 / €80 / £70, dan LEGO memberikan wawancara tentang proses pembuatan produk serta bagaimana desain buatan penggemar diubah menjadi produk nyata.

Proses Program LEGO Ideas

  • Semua proyek dimulai dengan mencoba mereproduksi kreasi penggemar asli dalam bentuk nyata.
  • Desainer LEGO mengambil komponen yang diperlukan dari perpustakaan brick untuk membuat prototipe.
  • Semua set harus melalui quality control dan memerlukan perubahan, sambil berkolaborasi dengan berbagai departemen dalam prosesnya.

Permintaan CEO Polaroid

  • CEO Polaroid, Oskar Smolokowski, ingin tombol shutter pada LEGO Polaroid benar-benar berfungsi.
  • Setelah beberapa kali percobaan, LEGO akhirnya berhasil membuat tombol shutter yang bekerja.

Desain Tile Foto

  • LEGO memutuskan untuk menggunakan "foil" plastik polipropilena tipis yang bisa dicetak di kedua sisi, alih-alih tile foto.
  • Desainer grafis LEGO Matthew Parsons merancang kartu foto yang akan disertakan dalam set.

Keamanan Desain Akhir

  • Departemen keamanan LEGO terus menguji apakah peluncur dapat bekerja dengan aman.
  • Desain akhir membuat foto sedikit meluncur keluar pada sudut yang tepat agar mudah diambil.

Detail LEGO Polaroid

  • LEGO Polaroid memiliki ukuran, bentuk, dan berat yang sangat mirip dengan kamera aslinya.
  • Bagian belakang set memiliki desain yang mengingatkan pada strap kamera asli.

Pengelolaan Kompleksitas di LEGO

  • LEGO mengelola komponen baru dengan mengalokasikan jumlah "frame" yang terbatas kepada para desainer setiap tahun.
  • Sistem ini menantang para desainer untuk menyelesaikan masalah secara kreatif.

Saran dari Marc Corfmat

  • Marc menyarankan agar desain dibuat seolah-olah akan benar-benar dijual sebagai produk, dan menekankan fungsinya.
  • Ia juga menganjurkan untuk terus mencoba dan tetap berharap.

Pendapat GN⁺:

  1. Kegigihan dan kreativitas Marc Corfmat merupakan unsur penting yang bisa menginspirasi para penggemar LEGO.
  2. Program LEGO Ideas sangat menarik karena memberi kesempatan kepada penggemar untuk mengubah karya mereka menjadi produk nyata.
  3. Detail yang teliti dan fungsi pada set kamera LEGO Polaroid menunjukkan perpaduan yang baik antara ikonisme LEGO dan Polaroid, menjadikannya produk yang menarik bagi para penggemar LEGO.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.