Ketidakpercayaan terhadap fitur AI baru Dropbox
- Dropbox menambahkan fitur AI baru.
- Fitur-fitur ini menuai kritik karena mengirim data ke OpenAI.
- Dropbox membantah bahwa file pribadi digunakan sebagai data pelatihan model.
Detail penting
- Dropbox memiliki dokumen yang memuat prinsip bahwa data pelanggan tidak akan digunakan untuk melatih model AI tanpa persetujuan pelanggan.
- Ada kotak centang yang tersembunyi di pengaturan, dan tidak jelas apakah itu benar-benar mencerminkan persetujuan pengguna.
Orang-orang yang tidak mempercayai OpenAI
- OpenAI, mitra pihak ketiga Dropbox, mengklaim tidak menggunakan data untuk pelatihan model internal dan menghapusnya dalam 30 hari.
- Orang-orang tidak mempercayai klaim OpenAI, dan sedang mengalami krisis kepercayaan terhadap AI.
Facebook tidak menyadap Anda melalui mikrofon
- Teori bahwa Facebook menyadap pengguna melalui mikrofon mereka lalu menampilkan iklan dapat dengan mudah dibantah dari sisi teknis maupun nonteknis.
- Namun, orang-orang tidak mempercayai bantahan tersebut berdasarkan pengalaman mereka sendiri.
Ini benar-benar penting
- Kepercayaan itu penting, dan tuduhan bahwa perusahaan berbohong tentang cara menangani informasi pribadi adalah klaim yang serius.
- Peran pemerintah adalah memastikan hal seperti ini tidak terjadi.
Apa yang bisa kita lakukan
- Laboratorium AI besar dapat meningkatkan kepercayaan dengan berbagi informasi tentang data pelatihan.
- Interaksi dengan ChatGPT digunakan untuk meningkatkan model, tetapi detail tentang bagaimana data itu digunakan masih kurang.
Peluang bagi model lokal
- Orang lebih mempercayai model lokal yang berjalan di perangkat mereka sendiri daripada di cloud.
- Kualitas model lokal terus meningkat dan ukurannya semakin kecil.
Opini GN⁺
- Titik temu antara AI dan perlindungan privasi adalah isu penting, dan diperlukan percakapan yang transparan tentang hal ini.
- Ketidakpercayaan terhadap klaim Dropbox dan OpenAI berakar pada kurangnya pemahaman tentang teknologi dan absennya kepercayaan.
- Tulisan ini menarik karena menekankan pesatnya perkembangan teknologi AI dan pentingnya perlindungan privasi yang menyertainya, serta menjelaskan mengapa komunikasi yang transparan berbasis pemahaman dan kepercayaan itu diperlukan.
1 komentar
Komentar Hacker News