Peta 3D Stasiun Shinjuku menggunakan Three.js
(satoshi7190.github.io)Data Peta Dalam Ruangan Area Sekitar Stasiun Shinjuku
- 'Data peta dalam ruangan area sekitar Stasiun Shinjuku' yang disediakan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang adalah informasi peta yang menampilkan interior Stasiun Shinjuku dan bangunan di sekitarnya secara terperinci.
- Data ini mencakup struktur dan jaringan pejalan kaki dari berbagai lantai di Stasiun Shinjuku (4F, 3F, 2F, 1F, 0, B1, B2, B3).
- Data peta tersebut dapat diakses melalui situs web
geospatial.jpdan dapat dimanfaatkan sebagai data publik.
Pendapat GN⁺:
- Data peta dalam ruangan area sekitar Stasiun Shinjuku memberikan informasi yang sangat berguna bagi pengguna transportasi umum dan para pengunjung.
- Data ini dapat membantu memahami struktur internal Stasiun Shinjuku yang kompleks, sehingga berkontribusi pada perencanaan perpindahan yang lebih efisien.
- Nilainya sebagai data publik sangat tinggi, dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan di berbagai bidang seperti perencanaan kota, tanggap darurat, dan industri pariwisata.
1 komentar
Komentar Hacker News
Seseorang mengatakan bahwa mereka mulai memainkan game mencari pintu keluar nomor 8 sambil menavigasi lorong-lorong kompleks stasiun kereta bawah tanah Jepang, dan rasanya sangat realistis.
Disebutkan bahwa cukup disayangkan karena game tersebut tidak menyertakan elemen utama stasiun yang sebenarnya, yaitu rel dan tangga/eskalator menuju peron.
Seseorang membagikan pengalaman pernah menginap di hotel kapsul di Jepang dan mengungkapkan rasa rindu terhadap Jepang.
Ada yang menunjukkan bahwa peta terasa membingungkan karena jalur kereta tidak ditampilkan, dan ada ketidakkonsistenan seperti area sekitar pintu keluar Miraina Tower yang terlihat lebih kecil daripada aslinya.
Seseorang membagikan kesan bahwa peta 3D tersebut menggambarkan realitas dengan cara yang berlebihan.
Seseorang membagikan kisah saat kunjungan pertama mereka ke Jepang, ketika mereka berjanji bertemu host Airbnb di pintu masuk Stasiun Shinjuku.
Ada pendapat bahwa kontrol mouse untuk menggerakkan peta seharusnya dibalik.
Seseorang mengatakan bahwa saat menginap di hotel di Shinjuku, Tokyo, mereka menjadi terbiasa menggunakan sistem kereta bawah tanah, tetapi tetap menilai sistem itu tidak ramah bagi orang asing. Mereka membandingkannya dengan sistem kereta bawah tanah Seoul untuk menjelaskan kompleksitas Tokyo.
Sebuah tulisan teknis (dalam bahasa Jepang) dibagikan melalui tautan.
Seseorang membagikan pengalaman bahwa meski tidak bisa bahasa Jepang, mereka tetap dapat memahami tulisan teknis tersebut melalui kodenya, dan mengusulkan bahwa bahasa pemrograman di masa depan bisa menjadi sarana komunikasi universal.