Apakah DNA memiliki sesuatu seperti pernyataan IF, loop WHILE, atau pemanggilan fungsi?
- Pertanyaan tentang apakah DNA memiliki struktur seperti pernyataan IF, lompatan GOTO, atau loop WHILE.
- Dalam pengembangan perangkat lunak, struktur-struktur ini berfungsi mengeksekusi blok kode ketika kondisi tertentu terpenuhi.
Contoh biologis yang mirip dengan sintaks pemrograman
- IF: Gen ditranskripsi ketika faktor aktivasi transkripsi hadir. Peristiwa tidak berakhir sampai program dihentikan oleh kematian sel.
- WHILE: Gen ditranskripsi selama faktor represor transkripsi tidak ada.
- Tidak ada padanan langsung untuk pemanggilan fungsi. Semua peristiwa terjadi di ruang yang sama dan ada kemungkinan saling mengganggu.
- GOTO: Bergantung pada kondisi, dan dapat terjadi dalam koneksi jaringan tertentu. Misalnya, jika jalur sinyal adalah A → B → C dan ada koneksi lain dari D → C, maka ketika D aktif, ia dapat langsung memengaruhi C tanpa melalui A dan B.
- Ada contoh pembangunan gerbang logika menggunakan rangkaian biologi sintetis.
Perbandingan DNA dan kode komputer
- DNA tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan kode komputer. Yang penting bukanlah struktur sintaksnya, melainkan logika yang mendasarinya.
- DNA hanyalah kumpulan instruksi dan bukan entitas yang sepenuhnya fungsional.
- Sel memiliki sifat analog, sehingga dalam kebanyakan situasi nilai variabel bukan 0/1 (biner).
DNA tidak mirip dengan kode komputer
- Kode komputer memiliki urutan eksekusi, tetapi DNA berjalan secara paralel dan tidak berurutan.
- Kode komputer memiliki makna yang ketat dan konsisten, sedangkan DNA diterjemahkan menjadi asam amino dan interaksi kimia yang kompleks di antaranya menentukan fungsi protein.
- Jalur yang mirip komputer lebih tepat dicari pada tingkat protein, bukan pada tingkat DNA.
Biologi sintetis
- Ada beberapa aspek yang bisa dibandingkan antara cara gen diekspresikan dari DNA dan fungsi logika, tetapi tidak sempurna.
- Biologi sintetis berkembang sebagai bidang baru yang berupaya mengintegrasikan fungsi logika ke dalam biologi.
Interferensi transkripsi
- Interferensi transkripsi dapat dipandang sebagai bentuk pernyataan IF (atau WHILE).
- DNA hanya bermakna untuk eksekusi kode berurutan, sementara banyak transkripsi terjadi secara paralel pada saat yang sama.
Diskusi tambahan tentang pemanggilan fungsi
- Reseptor nuklir adalah contoh yang baik untuk pemanggilan fungsi; ketika diaktifkan, reseptor ini mengaktifkan represi/aktivasi gen dan proses hilir dari subrutin di dalam sel.
Struktur tingkat rendah yang mirip pemrograman
- FUNCTION CALL: Mengganti satu subunit tunggal dalam protein kompleks mirip dengan pemanggilan fungsi.
- IF: Melalui alternative splicing, sebagian DNA (ekson) dapat disertakan atau tidak disertakan dalam transkrip yang mengode protein akhir.
Pendapat GN⁺
- Tulisan ini menawarkan diskusi menarik tentang apakah DNA memiliki struktur yang mirip dengan bahasa pemrograman komputer.
- Meskipun perbandingan langsung antara DNA dan kode komputer tidak akurat, hal ini dapat membantu memahami prinsip kerja logis dalam sistem biologis.
- Perkembangan biologi sintetis membuka kemungkinan baru untuk mengintegrasikan fungsi logika ke dalam sistem biologis, yang dapat berdampak penting pada riset dan aplikasi bioteknologi di masa depan.
1 komentar
Komentar Hacker News
DNA tidak memiliki struktur pemrograman, tetapi bisa dianggap bekerja seperti jaringan saraf. Jaringan regulasi gen mirip dengan jaringan saraf karena memengaruhi aktivitas satu sama lain melalui node yang saling terhubung yang memproses informasi (gen dan protein).
Hal yang unik dari mtDNA adalah dua gen yang terpisah saling tumpang tindih dengan menggunakan reading frame yang berbeda. Akhir dari satu gen sama dengan awal gen lain, dan ini disusun agar dapat dimanfaatkan dalam genom mitokondria yang berbentuk sirkular.
Sebagai pengajar proses kreativitas dan inovasi, saya membagikan kepada para siswa contoh penemuan yang diperoleh dari mengamati alam (misalnya, Velcro lahir dari pengamatan akan burr yang menempel pada bulu anjing sang penemu).
Postingan ini tampak malas, tetapi menghasilkan beberapa komentar yang cukup menarik. Saya berharap lebih banyak orang mengubah cara pandangnya terhadap rekayasa perangkat lunak.
Bagi siapa pun yang tertarik pada biologi komputasional, kuliah George Church sangat bagus.
Gen KMT2D adalah salah satu gen yang diketahui mengatur ekspresi gen lain. Cacat pada gen ini sering menyebabkan sindrom Kabuki.
Tim Blais di YouTube membuat lagu yang edukatif dan menghibur tentang mesin molekuler berdasarkan penelitian A. Leigh. Melalui animasi yang menunjukkan bagaimana "sakelar" elektrokimia mengodekan status biner, ia menunjukkan bahwa secara prinsip gerbang logika dapat dibangun.
Saya memandang DNA seperti pemrograman selama jutaan tahun. Serangkaian kode yang saling terhubung, bekerja tidak terlalu baik, tanpa komentar, dan tidak terdokumentasi; alasan mengapa kode menjadi seperti itu sepenuhnya terlupakan seiring waktu. Mengubahnya itu buruk, potongan kode tertentu menghasilkan perilaku tertentu, dan semakin banyak melihat kodenya, semakin tampak seperti spaghetti code.
Kumpulan slide ini memberikan ikhtisar yang baik tentang sebagian pekerjaan yang telah dilakukan dalam DNA computing. Secara khusus, sangat menarik bahwa mekanisme DNA digunakan untuk menyelesaikan TSP (Traveling Salesman Problem).
Faktor aktivasi transkripsi (IF) hadir ketika gen ditranskripsikan, dan faktor represi transkripsi (WHILE) membuat gen ditranskripsikan sampai faktor represi itu hadir.