1 poin oleh GN⁺ 2024-01-21 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Para peneliti mengklaim chip berbasis grafena pertama yang berfungsi

  • Walt de Heer dari Georgia Tech sedang meninjau chip berbasis semikonduktor grafena pertama di dunia yang benar-benar berfungsi.
  • Chip berbasis grafena ini melampaui alternatif silikon dalam hal mobilitas elektron.

Opini GN⁺

  • Artikel ini menunjukkan kemajuan penting dalam pengembangan chip semikonduktor yang menggunakan grafena. Karena grafena memiliki mobilitas elektron yang sangat tinggi, diharapkan perangkat elektronik yang lebih efisien dapat dibuat dibandingkan chip berbasis silikon yang ada saat ini.
  • Riset Georgia Tech memiliki potensi untuk menghadirkan inovasi pada industri semikonduktor, dan ini dapat memainkan peran penting dalam perkembangan teknologi.
  • Hasil riset semacam ini membuka kemungkinan bagi perangkat elektronik masa depan untuk bekerja lebih cepat dan lebih hemat energi, sehingga juga akan memberikan manfaat besar bagi konsumen.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-01-21
Pendapat Hacker News
  • Transistor graphene memenuhi persyaratan elektronik digital

    Sebelumnya, transistor graphene tidak dapat memutus arus sepenuhnya sehingga tidak cocok untuk logika digital dan hanya berguna untuk rangkaian analog. Namun, material SEC yang baru dikembangkan dapat memutus arus sepenuhnya sehingga memenuhi persyaratan ketat elektronik digital.

  • Transistor yang beroperasi pada frekuensi terahertz

    Transistor baru ini dapat beroperasi pada frekuensi terahertz, sehingga berpotensi menawarkan kecepatan 10 kali lebih tinggi daripada transistor berbasis silikon yang digunakan pada chip saat ini.

  • Proses manufaktur graphene yang lebih ramah lingkungan

    Proses manufaktur graphene lebih tidak merusak lingkungan dibandingkan proses manufaktur silikon, tetapi akan sulit bersaing dengan teknologi silikon yang telah berkembang selama setengah abad. Selain itu, banyak talenta STEM juga cenderung berpindah ke bidang perangkat lunak.

  • Pemahaman tentang wafer graphene

    Jika pemahaman saya benar, ini kemungkinan adalah lembaran graphene tanpa rangkaian, yaitu wafer graphene. Tetap patut diperhatikan, tetapi agak berlebihan jika disebut sebagai "chip yang berfungsi".

  • Kemungkinan pemrosesan dan miniaturisasi transistor berbasis graphene

    Kuncinya adalah apakah graphene dapat diproses dan dikecilkan secara efektif seperti silikon. Mereka sudah membuat transistor berbasis graphene dan mengklaim bahwa proses yang digunakan untuk pemrosesan silikon juga bisa diterapkan di sini, sehingga cukup menjanjikan.

  • Masalah penskalaan dan peralatan

    Kecil kemungkinan ini berhasil kecuali jika dapat menggunakan infrastruktur yang sudah ada.

  • Pasar ceruk untuk chip ultra-cepat

    Muncul pertanyaan apakah ada pasar ceruk untuk chip ultra-cepat yang tidak bisa dipenuhi oleh chip berbasis silikon, apakah perusahaan kecil dapat memproduksinya dalam jumlah terbatas, atau apakah hanya produksi skala besar yang layak dijalankan.

  • Potensi performa chip berbasis graphene

    Menarik untuk membayangkan situasi di mana ribuan chip berbasis graphene (atau mungkin miliaran) dapat melampaui chip raksasa dengan triliunan transistor. Namun, faktor seperti ruang cache tetap penting terlepas dari kecepatan clock, dan logika yang cepat tidak ada artinya jika data yang cukup tidak dapat diproses dengan cepat.

  • Tautan ke artikel riset asli

    Para peneliti membuat perangkat proof-of-concept dan memverifikasi sifat kelistrikan graphene dengan mengukur karakteristik listrik top-gated SEG FET yang dibuat.