3 poin oleh GN⁺ 2024-01-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Pengenalan sinkronisasi file Rclone

  • Rclone adalah program command-line untuk mengelola file di penyimpanan cloud.
  • Mendukung lebih dari 70 produk penyimpanan cloud, termasuk object store S3, layanan penyimpanan file untuk bisnis dan konsumen, serta protokol transfer standar.
  • Menyediakan versi cloud yang kuat dari perintah Unix seperti rsync, cp, mv, mount, ls, ncdu, tree, rm, cat, dan lainnya, dengan sintaks yang familier termasuk dukungan shell pipeline dan fitur perlindungan --dry-run.

Fitur Rclone

  • Menjaga timestamp file dan memverifikasi checksum setiap saat untuk mengelola data dengan aman.
  • Dapat melanjutkan transfer yang dibatasi bandwidth, koneksi yang terputus-putus, atau kuota mulai dari file terakhir yang berhasil ditransfer.
  • Menggunakan transfer sisi server untuk meminimalkan penggunaan bandwidth lokal bila memungkinkan, dan mentransfer antarpenyedia tanpa menggunakan disk lokal.
  • Menyediakan backend virtual yang membungkus sistem file lokal dan cloud untuk menerapkan enkripsi, kompresi, chunking, hashing, dan penggabungan.
  • Dapat me-mount sistem file lokal, cloud, atau virtual sebagai disk di Windows, macOS, Linux, dan FreeBSD, serta menyediakannya melalui SFTP, HTTP, WebDAV, FTP, dan DLNA.

Penyedia yang didukung Rclone

  • Mendukung berbagai penyedia penyimpanan cloud seperti 1Fichier, Amazon S3, Google Drive, dan Microsoft OneDrive.
  • Banyak penyedia lain yang berbasis protokol standar seperti WebDAV atau S3 juga dapat langsung digunakan.

Contoh penggunaan Rclone

  • Membantu mencadangkan (dan mengenkripsi) file ke penyimpanan cloud serta memulihkannya (dan mendekripsinya).
  • Mencerminkan data cloud ke layanan cloud lain atau ke lokal, memigrasikan data ke cloud, atau memindahkannya antarvendor penyimpanan cloud.
  • Me-mount berbagai penyimpanan cloud sebagai disk, serta menganalisis dan menginventarisasi data yang disimpan di penyimpanan cloud.

Opini GN⁺

  • Rclone sangat berguna hingga dijuluki "pisau lipat serbaguna untuk penyimpanan cloud" berkat kompatibilitasnya dengan berbagai layanan penyimpanan cloud dan fitur manajemen file yang kuat.
  • Yang terutama penting adalah kemampuannya memungkinkan pengguna melakukan tugas kompleks seperti pencadangan, sinkronisasi, dan migrasi data cloud dengan perintah command-line yang sederhana.
  • Sebagai perangkat lunak open source, Rclone didukung komunitas pengembang dan memiliki komunitas dukungan yang kaya pengalaman untuk beragam kasus penggunaan, sehingga bermanfaat bagi pengguna maupun pengembang.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-01-28
Komentar Hacker News
  • Menyampaikan kecintaannya pada rclone, dan menyebut bahwa ia terkesan dengan halaman donasi yang meminta sumbangan untuk membelikan bunga bagi istrinya. Ia menambahkan bahwa ia senang karena sekarang bisa mengerjakan rclone secara penuh waktu.

    rclone adalah proyek open source murni yang dibuat dengan cinta. Ada permintaan terkait halaman donasi, dan karena pengembangan rclone mengurangi waktu bersama istri tercinta, donasi akan digunakan untuk membeli bunga dan hal-hal indah agar istrinya bahagia.

  • Menyebut bahwa rclone dapat me-mount cloud storage sebagai disk lokal, dan ini sangat berguna terutama di Kubernetes. Saat ada banyak file dalam sebuah folder, kecepatannya bisa lambat, tetapi ini adalah cara yang mudah dan cepat untuk memanfaatkan cloud storage dalam proyek. Selain itu, rclone mendukung enkripsi end-to-end, sehingga semua yang dimasukkan ke drive yang di-mount akan dienkripsi dan disimpan di folder Dropbox atau sejenisnya. Karena layanan seperti Dropbox masih belum mendukung e2e native, fitur ini berguna.

    rclone dapat me-mount cloud storage secara lokal dan menyediakan enkripsi e2e untuk meningkatkan keamanan.

  • Menyebut bahwa perintah ncdu di rclone adalah fitur favoritnya. rclone ncdu memecahkan masalah karena kebanyakan penyedia ruang cloud tidak menunjukkan berapa banyak ruang yang benar-benar dipakai folder dan subfolder.

    Fitur ncdu di rclone memungkinkan kita melihat penggunaan ruang per folder di cloud storage.

  • Menjelaskan bahwa ia menggunakan rclone setiap hari, kadang menggantikan sshfs, mendorong archive share dari home server ke rsync.net, atau mengambil foto dari akun Google keluarga ke arsip, dan memakainya untuk berbagai keperluan.

    rclone digunakan sebagai alat yang berguna dalam berbagai situasi.

  • Merekomendasikan untuk melihat Restic untuk backup, dan menyebut bahwa Rclone dan Restic bekerja dengan baik bersama.

    Rclone dan Restic cocok digunakan bersama untuk backup.

  • Mengapresiasi bahwa situs rclone dengan bangga menyebut selalu memverifikasi checksum. Ia menekankan pentingnya verifikasi checksum saat sinkronisasi antar opsi cloud storage.

    rclone selalu melakukan verifikasi checksum untuk menjaga integritas data.

  • Menjelaskan bahwa rclone mendukung berbagai backend storage, dan melalui backend crypt, backend storage apa pun bisa dienkripsi.

    rclone menyediakan berbagai backend storage dan fitur enkripsi.

  • Memperkenalkan sebagai fakta menarik kasus reverse engineering API Proton Drive untuk membuat plugin bagi Rclone. Saat ini, cara itu adalah satu-satunya cara menggunakan Proton Drive di Linux.

    API Proton Drive di-reverse engineer untuk membuat plugin Rclone yang bisa dipakai di Linux.

  • Menyebut bahwa rclone berguna untuk banyak use case yang berbeda, tetapi juga menunjukkan keterbatasan karena tidak menggunakan AWS SDK sehingga sebagian pengaturan .aws/config tidak bisa dipakai. Ia juga menyebut adanya peringatan di dokumentasi tentang fitur yang tidak dipelihara (seperti caching) dan fitur eksperimental, tetapi tanpa menjelaskan batasan konkretnya.

    rclone serbaguna, tetapi tidak mendukung semua fitur backend, dan dokumentasinya memuat peringatan tentang fitur yang tidak dipelihara.

  • Menemukan web GUI bawaan (eksperimental) dan proyek RcloneBrowser, dan menyebutnya berguna saat membutuhkan GUI.

    rclone memiliki web GUI eksperimental dan proyek RcloneBrowser yang membantu saat GUI dibutuhkan.