1 poin oleh GN⁺ 2024-01-29 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Prosedur A

  • Mendaftarkan semua akor mayor, minor, mayor 7th, minor 7th yang utama beserta variasinya dari A2 hingga D5.
  • Memilih akor acak dari kumpulan tersebut.
  • Memainkan akor yang dipilih selama 8 detik.
  • Menemukan semua akor dalam kumpulan yang cocok dengan akor yang sedang dimainkan kecuali satu nada.
  • Memilih salah satunya secara acak.
  • Kembali ke langkah 3 dan mengulang.

Prosedur B

  • Memainkan nada-nada dari akor yang sedang dimainkan pada (A) dengan bentuk gelombang acak selama durasi acak - jika durasinya pendek, ulangi sebanyak jumlah acak.
  • Menunggu selama durasi acak.
  • Kembali ke langkah 1 dan mengulang.

Prosedur C

  • Setiap kali akor baru dipicu oleh (A), menyalakan setiap batang dari akar hingga ujung dengan warna yang sesuai dengan tiap nada pada akor. Nada yang bersebelahan dalam circle of fifths memiliki rona yang serupa.

Prosedur D

  • Setiap kali sebuah nada dimainkan oleh (B), menyalakan ujung batang dengan warna terang yang sesuai untuk nada tersebut.

Implementasi dan Perakitan

  • Bagian A dan B dari skor diwujudkan dengan program C++ kustom yang berjalan pada Raspberry Pi 3 B+, yang menangani pemilihan nada dan sintesis buffer audio itu sendiri.
  • Bagian C dan D diwujudkan dengan papan Arduino Uno yang menjalankan program kustom, dan berinteraksi dengan strip LED berprotokol WS2812B menggunakan FastLED.
  • Pengiriman nada dari Raspberry Pi ke Arduino dikomunikasikan melalui sinyal yang dikirim lewat port serial.
  • Strip LED dipasang melalui tubing transparan yang digunakan untuk akuarium rumah tangga. Tabung diperkuat menjadi bentuk yang dapat dipahat menggunakan kawat nikel tebal. Rumah kayu di bawah pot tanaman memuat mikrokomputer, kabel, dan soket audio 3.5mm untuk terhubung ke sistem suara. Daya masuk melalui dua sambungan listrik utama.
  • Komputer berjalan tanpa monitor (headlessly) dan mulai otomatis saat daya dinyalakan.

Opini GN⁺

  • Proyek ini menunjukkan cara inovatif untuk menciptakan karya seni yang orisinal dengan menggabungkan musik dan pencahayaan.
  • Menggunakan mikrokomputer seperti Raspberry Pi dan Arduino untuk meruntuhkan batas antara seni dan teknologi dapat menginspirasi para penggemar teknologi maupun seniman.
  • Tulisan ini menunjukkan bagaimana perpaduan teknologi dan seni dapat membuka ranah baru bagi ekspresi kreatif, yang menjadikannya topik sangat menarik bagi mereka yang tertarik pada persimpangan seni dan rekayasa.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-01-29
Opini Hacker News
  • Orang ini adalah kreator yang membuat "endless acid banger" yang bisa dinikmati berjam-jam di browser, dan karena itu mulai membeli klon 303 fisik untuk membuat musik.

    • Semua demo dibuka dengan layar "klik untuk memulai", dan video yang diputar otomatis dalam keadaan dibisukan secara default.
  • Penasaran kata kunci apa yang harus dicari untuk menemukan musik/audio seperti ini. Terasa indah.

  • Meminta rekomendasi buku atau kursus teori musik tentang algoritme ini atau "endless acid banger". Ada aturan sederhana yang membuat musik terdengar cukup baik, juga aturan yang lebih kompleks, dan musik barok terkenal secara algoritmis. Namun tetap belum memiliki pemahaman umum tentang bagaimana musik bekerja.

  • Menarik melihat 'partitur' musik yang dihasilkan ditulis sebagai semacam spesifikasi.

    • Ada cukup banyak detail sehingga dengan mengikuti petunjuk ini orang bisa mengimplementasikan ulang versinya sendiri dan pada dasarnya mendapatkan 'karya musik' yang sama, meskipun interpretasinya bisa berbeda.
    • Partitur menyajikan beberapa detail secara tepat, tetapi pilihan lain dibiarkan kurang jelas.
    • Mengoding dengan Sonic Pi adalah latihan yang menyenangkan, dan bisa membuat karya yang terasa seperti yang dimaksud komposernya.
    • Ini memicu pemikiran tentang hubungan antara spesifikasi dan implementasi. Implementasi algoritme oleh programmer lain dianggap sebagai masing-masing 'pertunjukan' dari partitur desain keseluruhan.
  • Tip untuk penulis: Arduino bisa dihilangkan dan kompleksitas perangkat keras serta perangkat lunak proyek dapat sangat dikurangi dengan menggunakan library yang memungkinkan Raspberry Pi mengendalikan strip WS281x secara langsung.

  • Penasaran dengan detail teknis apakah semua ini bisa dilakukan hanya dengan menggunakan pin GPIO Raspberry Pi, dan apakah proyeknya sebaiknya disederhanakan menjadi satu papan saja.

  • Ada pendapat yang ingin mendapatkan petunjuk terperinci tentang cara membuat hal seperti ini.

  • Ini terasa indah. Ada komentar yang membayangkan tanaman di planet asing seperti ini. Seluruh hutan bisa tersinkron seperti metronom atau kunang-kunang.

  • Ini bisa menjadi intro untuk set Four Tet.

  • Seseorang yang mencintai alam dan menghabiskan banyak waktu di hutan merasa semuanya indah. Namun terkadang juga mengalami rasa jijik ketika pohon terasa seperti jamur yang tumbuh di kulit saat melihat penyakit kulit. Untungnya, kekuatan musik mengalahkan sudut pandang negatif itu.