Dari Insinyur Menjadi Manajer: Hal yang Disukai dan Tidak Disukai
(thoughtspile.github.io)Dari Insinyur Menjadi Manajer: Hal yang Disukai dan Tidak Disukai
- Saya menyukai bahwa sebagai manajer saya memiliki otoritas untuk memengaruhi perbaikan produk dan kesejahteraan tim.
- Menjadi manajer engineering memberi peluang karier jangka panjang yang lebih luas dan mengurangi kerentanan terhadap perubahan teknologi.
- Keterampilan manajerial dapat diterapkan secara luas di berbagai industri dan memberi rasa stabilitas bagi orang-orang yang lelah dengan perubahan teknologi yang cepat.
- Peran manajer mengurangi tekanan untuk mengejar tren terbaru di bidang teknologi, dan hubungan manusiawi serta kerja sama tim tidak banyak berubah seiring waktu.
- Ketika insinyur berpengalaman beralih menjadi manajer, hal itu menghadirkan tantangan baru dan peluang belajar.
Hal yang Tidak Disukai
- Sebagai manajer, saya harus menegakkan kebijakan dan prosedur perusahaan, yang terkadang bisa menjadi pekerjaan yang menguras jiwa.
- Menangani ketegangan sosial dan mengatasi kecemasan psikologis orang lain sering menghadirkan kesulitan yang tak terduga.
- Sebagai manajer, sulit untuk lama berada offline, dan sulit melewatkan rapat atau meninggalkan tempat tanpa persiapan.
- Tindakan seorang manajer tidak selalu langsung mendapatkan umpan balik, dan membutuhkan waktu lama untuk melihat hasil jangka panjang.
Pendapat GN⁺
- Artikel ini membagikan aspek positif dan tantangan dari peran manajer melalui pengalaman seseorang yang beralih dari insinyur perangkat lunak menjadi manajer, sehingga memberikan wawasan praktis bagi mereka yang mempertimbangkan peralihan karier.
- Peran manajer yang menawarkan pengaruh luas dan fleksibilitas karier dapat menjadi titik balik yang menarik bagi banyak insinyur.
- Sebaliknya, penyelesaian masalah sosial dan psikologis serta kontinuitas kerja yang menyertai peran manajer adalah faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dengan saksama saat mempertimbangkan transisi semacam ini.
1 komentar
Komentar Hacker News
Pengalaman manajerial di FAANG:
Pemecah masalah dan pemikir big picture:
Software engineer yang tidak ingin menjadi manajer:
Kata-kata manajer punya bobot:
Pengembang senior yang mempertimbangkan transisi ke team lead:
Pengalaman sebagai engineering manager:
Dampak manajer yang buruk:
Alasan mempertimbangkan transisi menjadi manajer:
Software engineer dengan kemampuan manusia yang baik:
Pengalaman memimpin IC tingkat doktoral:
Ringkasan ini mencerminkan beragam pengalaman dan sudut pandang dari manajer serta engineer, memberi contoh nyata tentang kerumitan peran manajerial, tekanan yang menyertainya, dan dampaknya terhadap tim serta organisasi.