1 poin oleh GN⁺ 2024-02-25 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Bagaimana Google Menurunkan Tingkat Penggunaan Feed RSS

  • Feed RSS masih hidup dan masih banyak digunakan, tetapi tingkat penggunaannya menurun karena beberapa perusahaan teknologi populer, termasuk Google, membuatnya lebih sulit digunakan.
  • Google memperoleh pangsa pasar dan pengaruh dengan memanfaatkan protokol RSS web terbuka, tetapi terus mengambil keuntungan dari web terbuka dengan mengorbankan pengguna.
  • Akibatnya, Google sangat berkontribusi pada salah satu alasan utama banyak pengguna berhenti memakai feed RSS.

Menghapus Tombol RSS di Browser Chrome

  • Versi awal Chromium, yang menjadi dasar browser Google Chrome, memiliki tombol RSS bawaan, tetapi tombol ini kemudian hilang tanpa penjelasan alasannya.

Google Mengakuisisi FeedBurner dan Membatasi RSS

  • Google mengakuisisi FeedBurner, layanan feed RSS, pada 2007 lalu menggantinya dengan feed RSS personal yang menyertakan iklan, tautan afiliasi, dan mekanisme pelacakan.
  • Google menghentikan FeedBurner API pada 2012, dan pada 2022 menghapus sebagian besar layanan FeedBurner sehingga banyak pengguna tidak lagi bisa memakainya.

Penutupan Google Reader

  • Google membuat Google Reader, aplikasi pembaca RSS berbasis web, pada 2005, tetapi menghentikan layanannya pada 2013.
  • Google menyebut penurunan penggunaan sebagai alasannya, tetapi seorang insinyur Google saat itu mengatakan bahwa upaya untuk menutup Google Reader terus berlanjut.

Menghapus RSS dari Google Alerts

  • Google Alerts adalah layanan yang memberi notifikasi untuk konten web baru yang cocok dengan kata kunci yang ditentukan pengguna, dan fitur RSS dihapus pada 2013.

Menghentikan Ekstensi Browser RSS Milik Google

  • Google pernah menyediakan ekstensi Chrome yang menampilkan ikon RSS, tetapi menghapusnya meski ada penolakan dari pengguna.

Menghapus Integrasi RSS dari Google News

  • Google meluncurkan Google News pada 2002 dan menyediakan fitur untuk menambahkan URL feed RSS, tetapi menghentikan dukungan RSS pada 2017.

Google Masih Terus Menempuh Jalan Itu...

  • Google mengumumkan pembaruan pada 2021 untuk menambahkan kembali dukungan RSS ke Chrome, tetapi belum ada kabar tentang peluncuran resminya.
  • Karena Google punya sejarah mengintegrasikan lalu menghapus fitur RSS dari produknya, bahkan jika fitur itu dirilis pun tidak ada jaminan akan tetap tersedia dalam jangka panjang.

Pendapat GN⁺:

  1. Tindakan Google mengancam pentingnya feed RSS dan kebebasan web terbuka, serta berdampak negatif pada kepercayaan pengguna dan persepsi terhadap RSS.
  2. Feed RSS adalah elemen inti web terbuka yang memungkinkan orang berlangganan dan mengelola informasi secara bebas, sehingga dukungan dan pemeliharaan berkelanjutan dari Google sangat penting.
  3. Artikel ini membantu pengguna menyadari dan memahami pengaruh Google serta pendekatan mereka terhadap protokol web terbuka.

2 komentar

 
joyfui 2024-02-25

Sedih karena banyak RSS yang hilang... sob
Padahal aku memakainya dengan baik

 
GN⁺ 2024-02-25
Komentar Hacker News
  • Seorang pengguna menyebut senang karena sebagian besar situs masih mendukung feed RSS. Ia menyatakan kekhawatiran terhadap bagian artikel yang mengatakan bahwa para pengguna berhenti memakai feed RSS ketika Google Reader ditutup. Ia ingat Feedly dengan cepat hadir sebagai alternatif dan semuanya bisa dipindahkan dengan mudah, sehingga ia mempertanyakannya.
  • Pengguna lain mengatakan artikel itu terasa agak tidak berarti karena ia tidak bergantung pada Google Reader. Ia berpendapat bahwa Google Reader bukan membunuh RSS, melainkan justru memperkenalkan RSS kepada orang-orang. Ia tidak peduli pada perubahan dukungan dari Google atau browser, dan merasa Twitter-lah yang sebenarnya menurunkan penggunaan RSS.
  • Seorang ahli percaya internet sedang bergerak dari daftar kurasi dan feed RSS ke pemeringkatan otomatis lalu kembali lagi ke bentuk semula. Ia mengatakan lebih memilih sumber data yang sangat spesifik dan dipercaya oleh sebagian besar pakar terbaik, kadang dilengkapi dengan crawling otomatis. Ia memperkirakan akan muncul browser dan mesin pencari baru.
  • Pengguna lain berhenti memakai RSS karena para penyedia berubah dari menaruh artikel penuh menjadi hanya satu kalimat atau satu paragraf di feed. Ia berpendapat model iklan berbasis klik telah membunuh RSS.
  • Ada pengguna yang mengatakan RSS menyingkirkan perantara. Ia mengkritik Google karena memanfaatkan keadaan ini untuk menampilkan lebih banyak iklan dan melatih pengguna agar memakai produk Google.
  • Ada pengguna yang berkata ia tidak akan pernah memaafkan penutupan Google Reader, dan menyatakan bahwa ke depan ia hanya akan menggunakan perangkat lunak open source yang di-host sendiri.
  • Ada pengguna yang mengatakan orang yang membaca artikel melalui RSS tidak memakai Google Search atau browser Google, dan tidak menghasilkan pendapatan dari iklan Google.
  • Seorang pengguna menyatakan keyakinannya pada RSS, serta mengatakan inisiatif Kagi Small Web akan mendukung RSS dan akan menghadirkan kembali indikator feed RSS di browser Orion.
  • Ada pengguna yang menunjukkan ironi bahwa RSS adalah protokol terbuka yang terdistribusi. Ia berpendapat bahwa menyalahkan Google karena tidak menyediakan infrastruktur terpusat justru menunjukkan adanya masalah kegunaan mendasar yang membuat RSS gagal menjadi arus utama.
  • Ada pengguna yang menyebut penutupan Google Reader sebagai 'dosa asal' Google. Ia mengkritiknya sebagai momen ketika Google mulai menyimpang dari prinsip 'jangan jahat' dan mulai menjadi jahat.