S3 adalah file, tetapi bukan sistem file
- Amazon S3 adalah teknologi cloud asli yang diluncurkan pada 2006, disebut sebagai "object storage", tetapi pada praktiknya ditujukan untuk file.
- Gagasan bahwa S3 adalah "Amazon Cloud Filesystem" merupakan keyakinan yang berguna untuk mendorong orang mengadopsi S3, tetapi kenyataannya S3 bukan sistem file.
Apa itu sistem file, dan "kedalaman" modul
- API file Unix terdiri dari lima fungsi dasar, dan menyediakan semua yang dibutuhkan untuk membaca dan menulis file.
- Fungsi-fungsi ini menangani banyak persoalan seperti buffering, page cache, fragmentasi, izin, penjadwalan IO, dan lain-lain tanpa mengeksposnya kepada pengguna.
- Modul yang dalam memiliki keunggulan karena memungkinkan pengguna memanfaatkan fungsi tanpa harus memikirkan kompleksitasnya.
Karakteristik S3 (ini juga dalam)
- S3 tidak mengimplementasikan ulang API sistem file Unix, dan cara pemanggilan dasarnya berbeda.
- API S3 lebih sederhana daripada API file Unix, tetapi memiliki keterbatasan karena objek tidak bisa ditimpa sebagian.
Perangkat lunak sistem file, khususnya database, tidak bisa dipindahkan ke Amazon S3
- Database membutuhkan tempat untuk menyimpan data, dan ini biasanya disimpan dalam berbagai file di sistem file.
- Database sangat bergantung pada kemampuan penimpaan parsial, dan hal ini tidak mungkin di S3.
Hal yang dikerjakan S3 dengan baik dan yang tidak
- Kelebihan S3 adalah bandwidth baca dan tulis yang sangat tinggi.
- Namun, S3 tidak memiliki penimpaan parsial, operasi rename atau move, dan proses membuat daftar file juga lambat.
- Meskipun demikian, S3 membutuhkan sedikit pemeliharaan, serta menyederhanakan pekerjaan seperti pengaturan backup, replikasi, dan provisioning.
Pentingnya kedalaman modul antarorganisasi
- Tidak mengherankan jika S3 menjadi API cloud populer pertama, karena API yang dalam membantu mengelola kompleksitas antarorganisasi.
- Mengintegrasikan perangkat lunak enterprise yang kompleks seperti SAP adalah pekerjaan yang menyakitkan, dan ini karena SAP bukan modul yang dalam.
Informasi lainnya
- Artikel ini tidak bermaksud menyatakan bahwa S3 terlalu dibesar-besarkan, melainkan menjelaskan konsep modul yang dalam dibanding modul yang relatif dangkal.
- Beberapa database dirancang menggunakan API S3 sebagai storage, dan itu memang mungkin, tetapi tidak transparan.
- Di S3, banyak format file berkinerja lebih buruk dibandingkan disk.
Pendapat GN⁺
- Penting untuk memahami bahwa S3 bukan pengganti sistem file, melainkan solusi storage yang dioptimalkan untuk use case tertentu. Misalnya, S3 cocok untuk menyimpan dan mentransfer file immutable berukuran besar, tetapi tidak cocok untuk aplikasi yang memerlukan pembaruan parsial yang sering seperti database.
- Performa dan skalabilitas S3 sangat tinggi, tetapi jika mempertimbangkan efisiensi biaya dan kompleksitas pengelolaan, S3 tidak selalu cocok untuk semua proyek. Sebagai contoh, proyek open source MinIO bisa menjadi alternatif yang baik bagi organisasi yang ingin membangun storage kompatibel S3 di infrastruktur mereka sendiri.
- Saat menggunakan S3, ada pertimbangan tambahan seperti konsistensi data, biaya jaringan, dan kontrol akses, dan faktor-faktor ini dapat memengaruhi desain sistem secara keseluruhan.
- Walaupun use case S3 bisa terbatas, untuk aplikasi tertentu seperti data lake atau solusi backup, S3 adalah alat yang sangat kuat. Kemampuannya menyimpan data dengan aman dan mengambilnya kembali dengan cepat saat dibutuhkan memberikan nilai penting bagi banyak bisnis.
- Artikel ini dapat membantu dalam mengambil keputusan teknis dengan memberikan pemahaman mendalam tentang detail teknis S3 dan use case nyatanya.
1 komentar
Komentar Hacker News