Identifikasi melalui audio
- Teknik identifikasi audio menggunakan API audio browser untuk menghasilkan sinyal audio, lalu menjumlahkan seluruh sampel sinyal audio yang dihasilkan menjadi satu angka.
- Angka ini digunakan sebagai fingerprint (pengenal), dan tetap stabil meskipun cookie dihapus atau beralih ke mode penyamaran.
- Namun, pengenal ini tidak terlalu unik, sehingga banyak pengguna dapat memiliki pengenal yang sama.
Cara Safari 17 mengganggu fingerprint audio
- Safari 17 memperkenalkan perlindungan fingerprinting tingkat lanjut, yang aktif secara default dalam mode penjelajahan privat dan nonaktif dalam mode biasa.
- Perlindungan ini menambahkan noise acak ke setiap sampel audio untuk menurunkan akurasi fingerprint.
- Akibatnya, fingerprint audio berubah setiap kali dihitung, sehingga tidak bisa digunakan untuk identifikasi.
Cara melewati perlindungan fingerprinting tingkat lanjut Safari 17
- Tiga langkah untuk menyempurnakan algoritme fingerprinting agar menghapus noise yang ditambahkan Safari: mengurangi varians noise, memperlebar jarak antar angka identifikasi browser, dan membulatkan fingerprint untuk menghilangkan sisa noise.
- Untuk mengurangi noise, beberapa fingerprint audio digabungkan, dan sinyal dasar diubah untuk memperbesar perbedaan sampel audio antar browser.
- Untuk menstabilkan hasil, sampel audio dibulatkan sambil mempertahankan angka-angka penting.
Performa
- Algoritme fingerprinting baru memiliki performa sekitar 1,5-2 kali lebih rendah dibanding algoritme lama, tetapi waktu komputasinya tetap singkat bahkan pada perangkat berperforma rendah.
- Sebagian pekerjaan diproses di thread OfflineAudioRender agar halaman tetap responsif.
Cara kerjanya di browser yang berfokus pada privasi
- Browser yang berfokus pada privasi seperti Tor dan Brave juga mencoba membatasi fingerprint audio.
- Di Tor, Web Audio API dinonaktifkan sepenuhnya sehingga fingerprint audio tidak dimungkinkan.
- Brave menggunakan pendekatan yang mirip dengan Safari 17 dengan menambahkan noise pada sinyal audio.
Penggunaan di FingerprintJS
- Algoritme fingerprint audio baru menggantikan algoritme lama di FingerprintJS.
- Fingerprint audio adalah salah satu dari banyak sinyal yang digunakan untuk membuat fingerprint browser, dan stabilitas serta keunikan tiap sinyal dianalisis secara terpisah untuk menentukan dampaknya terhadap akurasi fingerprint.
Opini GN⁺
- Fitur pengganggu fingerprint audio di Safari 17 menunjukkan upaya Apple untuk memperkuat privasi pengguna. Ini dapat memberikan privasi yang lebih besar kepada pengguna.
- Namun, layanan seperti FingerprintJS tetap memungkinkan identifikasi dengan melewati perlindungan tersebut, sehingga memperlihatkan ketegangan yang terus berlangsung antara perlindungan privasi dan keamanan.
- Diperlukan diskusi lebih lanjut tentang bagaimana teknologi ini dapat dimanfaatkan dalam keamanan siber. Misalnya, teknologi ini dapat digunakan untuk mencegah penipuan dan melindungi akun pengguna.
- Proyek open source lain dengan fungsi serupa termasuk Privacy Badger dan uBlock Origin, yang dapat membantu memblokir pelacakan pengguna.
- Saat mengadopsi teknologi ini, penting untuk menemukan keseimbangan antara privasi pengguna dan kebutuhan keamanan situs web. Manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan teknologi ini adalah peningkatan akurasi identifikasi pengguna, tetapi risiko pelanggaran privasi juga perlu dipertimbangkan.
1 komentar
Opini Hacker News
Teknik fingerprinting GPU
Kemungkinan audio fingerprinting
Ketidakefektifan penambahan noise untuk mencegah kebocoran data
Spesifikasi Web Audio API dan penanganan anti-aliasing osilator
Kritik terhadap implementasi Audio API di dalam browser
Usulan perbaikan metode penambahan noise sampling
Pendapat pengguna yang lebih memilih menonaktifkan JavaScript
Mengganggu fingerprinting melalui perubahan prototipe Audio API
Dasar dari fingerprinting pemrosesan audio
<canvas>untuk menampilkan perbedaan antarperangkat grafis.