Percobaan pertama
- Pemindai dasar yang ditulis dengan Python memeriksa variabel konfigurasi Firebase.
- Operasi berhenti dalam satu jam karena masalah konsumsi memori.
Percobaan kedua
- Pemindai yang ditulis ulang dalam Go tidak mengalami kebocoran memori.
- Memindai lebih dari 5 juta domain memakan waktu lebih lama dari perkiraan.
Memeriksa semua domain secara manual
- Setiap entri dalam file teks 550 ribu baris diperiksa secara manual.
- 136 situs dan 6,2 juta catatan telah diverifikasi, tetapi disadari bahwa metode otomatis diperlukan.
Katalis
- Daftar situs yang berpotensi terdampak diperiksa dengan pemindai pendamping bernama Katalis.
- Akses baca ke koleksi Firebase umum pada situs atau bundle
.js diperiksa secara otomatis.
- Sampel 100 catatan dikumpulkan dan jenis informasinya diperiksa untuk menilai dampak data.
- Supabase (pesaing Firebase open source) dipilih untuk menyimpan hasil.
Angka
- Total catatan: 124.605.664
- Nama: 84.221.169
- Email: 106.260.766
- Nomor telepon: 33.559.863
- Kata sandi: 20.185.831
- Informasi pembayaran: 27.487.924
- Perlu dicatat bahwa angka-angka ini bisa lebih besar dari kondisi sebenarnya.
Daftar situs yang terdampak
1. Silid LMS
- Sistem manajemen pembelajaran untuk siswa dan guru.
- Paparan catatan pengguna terbanyak, memengaruhi 27 juta orang.
2. Jaringan judi online
- Terdiri dari 9 situs, semuanya dengan desain berbeda.
- Beberapa game dimanipulasi sehingga peluang menangnya 0%.
- Saat mencoba melaporkan masalah, dukungan pelanggan justru mencoba merayu.
- Paparan informasi rekening bank terbanyak, 8 juta data.
- Paparan kata sandi plaintext terbanyak, 10 juta data.
3. Lead Carrot
- Generator lead online untuk cold calling.
- Salah satu dari 3 situs teratas dengan paparan informasi pengguna terbanyak, memengaruhi 22 juta orang.
4. MyChefTool
- Aplikasi manajemen bisnis dan aplikasi point-of-service untuk restoran.
- Paparan nama terbanyak dan email terbanyak kedua, masing-masing 14 juta dan 13 juta.
Hasil
- 842 email dikirim selama 13 hari.
- 85% email berhasil sampai.
- 9% email memantul.
- 24% pemilik situs memperbaiki kesalahan konfigurasi.
- 1% pemilik situs membalas.
- 0,2% (2) pemilik situs memberikan bug bounty.
Opini GN⁺
- Riset ini menunjukkan betapa mudahnya salah konfigurasi pengaturan keamanan Firebase terjadi. Ini menjadi contoh penting untuk meningkatkan kewaspadaan pengembang terhadap konfigurasi keamanan.
- Terlihat bahwa respons pemilik situs beragam ketika masalah keamanan ditemukan. Sebagian besar memperbaiki masalahnya, tetapi sebagian mengabaikannya atau tidak memberikan kompensasi yang layak.
- Alat otomatis yang digunakan untuk menemukan kerentanan keamanan ini juga dapat berguna bagi peneliti keamanan lain. Alat dengan fungsi serupa antara lain OWASP ZAP dan Burp Suite.
- Saat menggunakan layanan cloud seperti Firebase, penting untuk memahami dan menerapkan pengaturan keamanan dengan tepat. Konfigurasi yang salah dapat menyebabkan kebocoran data berskala besar.
- Kasus ini dapat membantu saat mempertimbangkan layanan lain, termasuk alternatif open source seperti Supabase, dengan membandingkan fitur keamanan dan kemudahan penggunaan. Supabase berbasis PostgreSQL dan menyediakan fungsi serupa dengan Firebase, tetapi bersifat open source.
1 komentar
Opini Hacker News