4 poin oleh lifthrasiir 2019-07-23 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Upaya untuk mencari kehidupan alien (cerdas) di alam semesta, yang dikenal sebagai SETI, memang sudah cukup familiar. Namun sebaliknya, upaya untuk mengirim pesan kepada makhluk asing yang bahkan tidak kita ketahui siapa mereka (disebut active SETI atau METI) bukanlah hal yang umum. Intinya adalah kesadaran akan masalah bahwa “kalau tidak ada yang mau mengirim pesan dan semua hanya ingin menerima, komunikasi tidak akan mungkin terjadi”. Pesan Arecibo dan Golden Record milik Voyager sudah cukup dikenal publik, dan ada juga berbagai upaya lain; yang diperkenalkan di sini adalah pendekatan yang terasa lebih menarik bagi para programmer. Mari kirim Scheme dan GPL ke ruang angkasa dalam!

CosmicOS adalah templat pesan yang ditulis dalam bahasa yang mirip Scheme. Cukup banyak pesan dibuat dalam bentuk dua dimensi, tetapi menurut penelitinya, bagi peneliti AI, mengasumsikan penglihatan dua dimensi terasa antroposentris, sehingga dibuatlah pesan satu dimensi yang bisa dipahami komputer. Seperti banyak pesan lain, bagian awal membangun bahasa bersama yang bisa saling dipahami melalui contoh-contoh seperti angka, penjumlahan, tanda sama dengan·ketaksamaan, fungsi, dan sebagainya. Di bagian akhir, pesan ini menafsirkan Java bytecode untuk membangun lingkungan pengembangan seperti RPG, sementara di tengah-tengahnya juga ada contoh lain yang lebih cocok ditafsirkan dengan penglihatan dua dimensi. Selain itu, berbeda dari pesan-pesan lain, templat ini berfokus terlebih dahulu pada pembentukan bahasa bersama, lalu membiarkan pengguna templat ini menentukan sendiri pesan apa yang akan dimuat setelahnya (setidaknya secara teoretis...). Terlepas dari apakah mengirim pesan kepada makhluk asing itu tepat atau bahkan benar-benar memungkinkan, menurut saya ide CosmicOS sendiri cukup menarik.

1 komentar

 
curioe 2019-07-24

Haha, menarik ya!