Serangan phishing canggih yang menargetkan pelanggan Apple
- Baru-baru ini, pelanggan Apple menjadi sasaran serangan phishing canggih yang tampak seperti bug pada fitur pengaturan ulang kata sandi Apple.
- Perangkat Apple milik target serangan dipaksa menampilkan puluhan prompt level sistem, sehingga perangkat tidak bisa digunakan sampai mereka merespons setiap prompt dengan 'Izinkan' atau 'Jangan Izinkan'.
- Dengan asumsi pengguna tidak salah menekan tombol secara tidak sengaja, penipu kemudian menelepon sambil menyamar sebagai dukungan Apple dan mengatakan bahwa akun pengguna sedang diserang serta bahwa mereka harus "memverifikasi" kode sekali pakai.
Serangan bom push dan kelelahan MFA
- Pendiri startup Parth Patel, yang sedang mencoba membangun startup di bidang AI percakapan, mendokumentasikan kampanye phishing terbaru yang menargetkannya di Twitter.
- Serangan ini dikenal sebagai serangan 'bom push' atau 'kelelahan MFA', yang menyalahgunakan fungsi atau kelemahan sistem multi-factor authentication (MFA) untuk membanjiri perangkat target dengan notifikasi perubahan kata sandi atau persetujuan login.
- Patel mengatakan semua perangkatnya meledak dengan notifikasi sistem dari Apple yang meminta persetujuan untuk pengaturan ulang kata sandi akun.
Nomor telepon adalah kuncinya
- Chris, pemilik hedge fund kripto, mengalami upaya phishing serupa, dengan para penyerang terus mengirim notifikasi pengaturan ulang ke perangkatnya selama beberapa hari.
- Chris menerima telepon yang mengaku dari dukungan Apple, tetapi setelah menelepon Apple yang asli untuk memverifikasi, ia diberi tahu bahwa Apple tidak terlebih dahulu menelepon pelanggan.
- Chris mengubah kata sandinya dan membeli iPhone baru, lalu membuat akun Apple iCloud baru dengan alamat email baru.
Hati-hati!
- Ken, seorang veteran industri keamanan, menerima notifikasi sistem tidak sah yang serupa dengan syarat identitasnya dirahasiakan, tetapi tidak menerima telepon palsu dari dukungan Apple.
- Ken menghubungi dukungan Apple dan pada akhirnya tersambung dengan insinyur senior Apple, dan mendapat jaminan bahwa mengaktifkan recovery key untuk akunnya akan menghentikan notifikasi itu secara permanen.
- Recovery key adalah fitur keamanan opsional yang meningkatkan keamanan akun, dan ketika diaktifkan, proses pemulihan akun standar Apple akan dinonaktifkan.
Pembatasan laju
- Apakah sistem autentikasi yang dirancang dengan masuk akal akan mengirim puluhan permintaan perubahan kata sandi dalam hitungan menit bahkan sebelum pengguna sempat merespons permintaan pertama?
- Apple belum menanggapi permintaan komentar mengenai hal ini.
Apa yang bisa dilakukan?
- Apple mengharuskan ada nomor telepon pada akun, tetapi setelah akun disiapkan, nomor itu tidak harus berupa nomor seluler.
- Apple menerima nomor VOIP seperti Google Voice, sehingga mengubah nomor telepon akun ke nomor VOIP bisa menjadi salah satu langkah mitigasi.
1 komentar
Komentar Hacker News
Ringkasan komentar pertama:
Ringkasan komentar kedua:
Ringkasan komentar ketiga:
Ringkasan komentar keempat:
Ringkasan komentar kelima:
Ringkasan komentar keenam:
Ringkasan komentar ketujuh:
Ringkasan komentar kedelapan:
Ringkasan komentar kesembilan:
Ringkasan komentar kesepuluh: