Radio ham portabel yang paling mudah di-hack, UV-K5
- Radio UV-K5 memungkinkan penambahan fitur baru atau pengunggahan layar boot buatan sendiri hanya dengan beberapa klik.
Opini GN⁺
- Radio ham UV-K5 dapat dengan mudah dimodifikasi dan dioprek melalui antarmuka yang ramah pengguna, sehingga bisa menjadi produk yang menarik bagi para penggemar radio.
- Keterbukaan ini memberi pengguna kesempatan untuk menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan mereka, tetapi pada saat yang sama pengguna juga perlu menyadari adanya risiko kerusakan perangkat akibat modifikasi yang keliru.
- Produk radio ham lain dengan fungsi serupa mencakup Yaesu, Kenwood, dan Icom, dan masing-masing produk dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna.
- Saat mengadopsi teknologi seperti UV-K5, perlu mempertimbangkan dukungan komunitas pengguna, stabilitas perangkat lunak, dan kompatibilitas, sehingga pengguna dapat memperoleh fitur yang lebih kaya serta pengalaman yang lebih personal.
- Radio ham berbasis open source memiliki kelebihan karena pengguna dapat mengembangkan dan membagikan fitur sendiri, tetapi bagi pengguna yang kurang memiliki pengetahuan teknis hal ini bisa agak sulit, sehingga diperlukan pembelajaran dan pemahaman yang memadai sebelum digunakan.
1 komentar
Komentar Hacker News
Para pengguna terkesan dengan firmware kustom yang dikembangkan untuk radio ini. Firmware yang ditulis oleh egzumer bahkan menyertakan penganalisis spektrum.
Seorang pengguna membelinya karena harganya berada di bawah ambang pembelian impulsif. Ini pembelian untuk hobi, dan ada dorongan untuk mencoba mengopreknya alih-alih membiarkannya lama tersimpan di dalam kotak.
Ada yang terkejut karena produk ini dijual seharga 24 dolar Kanada dengan pengiriman gratis. Mereka tidak paham bagaimana harga semurah itu bisa masuk akal.
Halaman produk mengiklankan adanya fitur enkripsi suara, tetapi ada yang mempertanyakan apakah itu masih ilegal di pita radio amatir Amerika Serikat.
Seorang pengguna sebelumnya membeli satu unit di Aliexpress seharga 20 dolar Kanada, tetapi speakernya hanya berfungsi sesekali sehingga casing-nya harus ditekan dulu.
Apa yang dicapai komunitas ini luar biasa, tetapi tetap muncul pertanyaan mengapa perangkat yang bisa di-hack seperti ini memakai chip berdaya rendah.
Situs web dan manual menyebut "10 grup enkripsi suara", tetapi tidak menjelaskan secara spesifik apa maksudnya.
Setelah mencari datasheet BK4819, tampaknya chip ini adalah inti dari perangkat tersebut, dan memiliki output I/Q saat menerima serta tampaknya mampu menangani input I/Q secara internal saat mengirim. Jadi ini adalah SDR, bukan hanya FM, dan walau daya keluarannya yang rendah tampaknya hanya cocok untuk penggunaan line-of-sight, tetap menjadi dasar yang menarik untuk diutak-atik.
Ada yang berharap seseorang mem-porting FT8 ke perangkat ini. Saat ini, FT8 masih memerlukan ponsel atau PC untuk transmit dan receive.
Hal yang menonjol di lembar spesifikasi adalah adanya scrambler, sesuatu yang seharusnya tidak ada pada radio amatir. Tidak jelas apakah ini hanya berarti sesuatu yang bukan enkripsi sungguhan seperti DTS/CTCSS, tetapi manual pengguna memang memakai kata enkripsi. Bisa jadi ini masalah terjemahan.