Latar belakang pembuatan
- Di antara pustaka cache Go, belum ada yang benar-benar bebas contention. Kebanyakan hanya berupa map dengan mutex dan kebijakan eviksi
- Karena itu, performanya tidak mampu menyamai cache di bahasa lain (misalnya Caffeine)
- Ristretto, cache tercepat dari Dgraph labs, hingga 30% lebih cepat daripada pesaingnya (Otter jauh lebih cepat), tetapi hit ratio-nya kurang baik
- Dalam aplikasi nyata, hal ini bisa menjadi masalah karena kita tidak ingin terbentur pada performa pustaka cache
- Hasilnya, mereka ingin membuat cache yang paling cepat dan paling mudah digunakan
Fitur utama
- API sederhana: cukup atur parameter yang diinginkan di Builder lalu gunakan
- Konfigurasi otomatis: dikonfigurasi otomatis berdasarkan kemampuan pemrosesan paralel aplikasi
- Generics: semua tipe yang comparable dapat digunakan dengan aman sebagai key, dan semua tipe dapat digunakan sebagai value
- TTL: nilai yang kedaluwarsa akan otomatis dihapus dari cache
- Eviksi berbasis biaya: mendukung eviksi berdasarkan biaya tiap item
- Throughput sangat tinggi: saat ini merupakan pustaka cache tercepat yang jauh melampaui produk pesaing (Theine, Ristretto, Bigcache, Fastcache)
- Hit ratio yang sangat baik: menggunakan algoritma S3-FIFO baru yang menunjukkan hasil unggul
1 komentar
Namanya terasa agak familier, jadi saya cari-cari dan ternyata ada yang seperti ini.
Otter: model multimodal yang dapat melakukan tuning perintah dalam konteks
Sepertinya sebaiknya mulai sekarang jangan membuat sesuatu dengan nama hewan. Kecuali sangat langka, kebanyakan sudah ada.
Pendapat analisis AI-nya juga cukup bagus, jadi saya tambahkan.
Opini GN⁺