1 poin oleh GN⁺ 2024-04-13 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Selama 30 tahun, seekor kelinci mati tergantung di stasiun bawah tanah Seven Sisters

  • Selama lebih dari 30 tahun, seekor kelinci mati tergantung di dalam stasiun bawah tanah Seven Sisters, tetapi ribuan orang melewatinya setiap hari tanpa menyadarinya
  • Kelinci mati itu adalah peninggalan dari bentuk awal teknologi ponsel, tetapi layanannya dihentikan kurang dari dua tahun setelah dimulai

Layanan Rabbit dan teknologi Telepoint

  • Pada 1989, pemerintah menerbitkan empat lisensi untuk mengoperasikan layanan Telepoint, dan layanan ini diharapkan kompetitif dengan biaya yang lebih murah dibanding operator seluler yang sudah ada
  • Karena Hutchison tidak memiliki lisensi layanan Telepoint, perusahaan itu mengakuisisi salah satu dari empat perusahaan pemegang lisensi, lalu meluncurkannya ke pasar pada Mei 1992 dengan nama Rabbit
  • Panggilan hanya bisa dilakukan dalam jarak 100 yard dari stasiun pangkalan dan tidak bisa menerima telepon, tetapi tarifnya jauh lebih murah dibanding telepon seluler yang ada saat itu sehingga diperkirakan akan sukses
  • Ponsel Rabbit juga bisa digunakan di rumah; pada masa itu telepon nirkabel rumahan berukuran besar dan kualitas suaranya buruk, sedangkan Rabbit kecil dan kualitas suaranya bagus sehingga populer

Penghentian mendadak layanan Rabbit

  • Rabbit dimulai pada Mei 1992 dengan memasang stasiun pangkalan di toko dan tiang lampu di Manchester, lalu pada akhir 1993 menyediakan layanan secara nasional
  • Namun pada 5 November 1993, Hutchison Telecom tiba-tiba mengumumkan penghentian layanan Rabbit. Perusahaan itu telah memperoleh lisensi jaringan seluler penuh dan memutuskan fokus pada layanan Orange berbasis GSM yang baru (kini EE)
  • Pelanggan Rabbit menerima pengembalian dana dan ditawari diskon untuk beralih ke Orange, tetapi justru terjadi lonjakan permintaan terhadap Rabbit karena keunggulannya sebagai telepon nirkabel rumahan
  • Pada akhirnya, stasiun pangkalan Rabbit sepenuhnya dihentikan pada Desember 1993, tetapi pembongkarannya tidak dipercepat sehingga sisa instalasinya masih bertahan di stasiun Seven Sisters hingga kini, 30 tahun kemudian

Opini GN⁺

  • Rabbit berumur pendek karena keterbatasan teknologi dan lemahnya kelayakan bisnis, tetapi permintaan sebagai telepon nirkabel rumahan justru menjadi hit tak terduga. Ini adalah kasus gagal memahami kebutuhan pelanggan dengan tepat
  • Seperti teknologi Telepoint yang tersingkir oleh komunikasi seluler GSM, ini menunjukkan bagaimana teknologi disruptif baru dapat dengan cepat menggantikan industri yang sudah ada
  • Menarik bahwa setelah layanan dihentikan, permintaan justru melonjak akibat efek lock-in pelanggan lama. Ini menyiratkan pentingnya memperhatikan pelanggan lama saat melakukan transisi layanan
  • Sisa fasilitas lama mudah dibiarkan begitu saja, tetapi karena ada risiko kecelakaan keselamatan, tampaknya inspeksi berkala diperlukan. Opsi pemantauan dengan teknologi IoT juga layak dipertimbangkan

1 komentar

 
GN⁺ 2024-04-13
Komentar Hacker News

Ringkasan:

  • Di kota-kota kecil di wilayah barat Amerika Serikat, ada banyak artefak menarik yang masih menyisakan jejak zamannya. Setiap daerah menampilkan karakteristik era yang berbeda, dan ada keseruan tersendiri dalam menjelajahi pom bensin, restoran, rumah, dan tempat-tempat lain yang terbengkalai. Namun, perlu berhati-hati terhadap benda tajam atau pecahan kaca, dan ada juga tempat yang terlihat terbengkalai padahal sebenarnya tidak.
  • Di Belanda pernah ada sistem telepon nirkabel bernama Kermit, dan banyak uang dibayarkan untuk hak merek dagang Kermit the Frog. Setelah ponsel menjadi populer, namanya kemudian diubah menjadi Green point.
  • Perangkat keras Kermit berbentuk ponsel flip tipis, dan juga populer untuk digunakan di rumah. Fakta bahwa "harus berada dalam jarak 100 yard dari stasiun pangkalan" terasa mirip dengan 5G.
  • Di Inggris pernah ada sistem CT-2 bernama Rabbit, dan telepon DECT juga kadang disebut "rabbit phone".
  • Di Prancis, sistem ini beroperasi dengan nama Bi-Bop dari 1991 hingga 1997, dan Apple juga membuat modem Bi-Bop untuk PowerBook.
  • Rabbit juga bisa merupakan bahasa gaul yang berarti "mengobrol terus-menerus". Nama perusahaan lama Rumbelows juga disebut.
  • Di stasiun bawah tanah Seven Sisters, stasiun pangkalan Rabbit yang sudah tidak digunakan selama lebih dari 30 tahun masih terpasang di dinding.
  • Rabbit hanya bisa digunakan untuk menelepon dan tidak bisa menerima panggilan, serta cakupannya terbatas, sehingga jumlah pelanggannya maksimal hanya sekitar 10 ribu orang.
  • Tampaknya tidak ada sistem telepon nirkabel jarak pendek serupa di Amerika Serikat.