AMA Peter Roberts, pengacara imigrasi yang membantu YC dan startup
(news.ycombinator.com)- Peter Roberts adalah pengacara imigrasi yang menangani urusan terkait YC dan startup, dan mengadakan AMA selama sehari di Hacker News
- Ia menyatakan tidak akan membatasi cakupan jawaban sejak awal, dan akan membahas terutama isu yang dikhawatirkan atau ingin diketahui para peserta
- Untuk kasus yang spesifik, ia menegaskan tidak bisa memberikan nasihat hukum individual karena tidak mengetahui seluruh fakta yang terkait
- Ia meminta agar pertanyaan dan komentar tetap berupa diskusi berbasis fakta, dan mengatakan dirinya juga akan menjawab dengan cara yang sama
- Setelah selesai, ia meminta maaf karena tidak sempat menjawab semua pertanyaan, dan memberi tahu bahwa pertanyaan tambahan dapat dikirim ke email di profilnya
Cara AMA dijalankan
- Peter Roberts menyatakan akan mengikuti AMA selama satu hari, dengan beberapa kali jeda istirahat di tengahnya
- Ada banyak topik yang bisa dibahas, tetapi jawaban yang diberikan akan disesuaikan dengan kekhawatiran dan minat para peserta
- Thread yang pernah ia buat sebelumnya dapat dilihat di daftar kiriman HN
Batasan nasihat hukum dan kontak lanjutan
- Ia tidak dapat memberikan nasihat hukum individual untuk kasus yang spesifik
- Karena ia tidak memiliki akses ke seluruh fakta yang terkait
- Ia juga menyebut adanya persoalan tanggung jawab yang jelas
- Ia meminta para peserta menjaga pertanyaan dan komentar tetap berbasis fakta
- Setelah AMA berakhir, ia meminta maaf karena sudah berusaha menjawab sebagian besar pertanyaan tetapi tidak bisa menjawab semuanya
- Jika ada pertanyaan tambahan, ia memberi tahu bahwa peserta dapat menghubunginya langsung melalui email yang ada di profilnya
1 komentar
Komentar Hacker News
Sebagian besar lembaga riset lebih menyukai pemegang gelar master/doktor, tetapi lulusan S1 juga bisa mendapat kesempatan jika dapat menunjukkan antusiasme dan kemampuan. Penting untuk membangun pengalaman di bidang riset dan melakukan networking.
Warga Eropa dapat melakukan perjalanan dinas sebagai karyawan perusahaan AS dengan ESTA, tetapi melakukan pekerjaan rutin selama perjalanan dinas berpotensi menimbulkan perdebatan hukum. Lebih aman untuk fokus pada aktivitas yang sesuai dengan tujuan perjalanan.
Mendapatkan izin tinggal di Meksiko dan bekerja dengan klien perusahaan AS memiliki keuntungan seperti manfaat pajak, tetapi asuransi, dana pensiun, dan sebagainya harus disiapkan sendiri.
Warga Kanada dapat bolak-balik ke AS dengan visa TN. Namun, dalam jangka panjang perlu mempertimbangkan berbagai isu seperti pajak dan asuransi kesehatan.
Mendirikan dan mengoperasikan badan hukum AS dari India sendiri tidak menjadi masalah untuk pengajuan visa EB-1. Namun, dalam proses menjalankan bisnis yang sebenarnya, persyaratan visa harus dipatuhi dengan baik.
Jika saat masuk dengan ESTA petugas pemeriksa secara lisan menyebut masa tinggal 1 bulan, kemungkinan hal itu juga tercatat dalam catatan resmi. Perlu dikonfirmasi untuk mencegah kebingungan.
Jika bercerai saat pengajuan green card sedang diproses, hal itu akan berdampak negatif pada green card pasangan. Jika memungkinkan, sebaiknya bercerai setelah persetujuan green card, sambil berupaya membuktikan keaslian pernikahan. Green card pemohon sendiri juga bisa terdampak.
Warga negara Selandia Baru, tidak seperti Inggris atau Kanada, tidak memiliki visa working holiday untuk AS. Perlu mencari opsi lain seperti visa kerja profesional.
Dalam 20 tahun terakhir, proses visa AS menjadi lebih rumit dan memakan lebih banyak waktu. Tampaknya pemeriksaan diperketat karena berbagai alasan seperti keamanan.
Belakangan ini terasa bahwa permintaan imigrasi ke AS dari para pendiri startup agak menurun. Tampaknya ini dipengaruhi oleh meluasnya kerja jarak jauh, sehingga menjalankan bisnis menjadi lebih mudah tanpa harus tinggal di AS. Ada kecenderungan untuk lebih memilih tempat dengan kualitas hidup yang baik seperti Eropa.