Prinsip privasi Slack: pencarian, pembelajaran, dan kecerdasan buatan
Ringkasan
- Misi Slack: Slack bertujuan membuat produk yang menjadikan pekerjaan lebih sederhana, menyenangkan, dan produktif. Dalam mengembangkan produk ini, privasi dan keamanan data pelanggan sangat penting.
- Penggunaan AI/ML: Slack menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning (ML) secara terbatas untuk meningkatkan tujuan produknya. Untuk itu, Slack menganalisis data pelanggan (pesan, konten, file, dan sebagainya) serta informasi lainnya (termasuk informasi penggunaan).
Prinsip privasi
- Pencegahan kebocoran data: Jika model digunakan secara luas untuk semua pelanggan, Slack membangun model agar tidak dapat mempelajari, mengingat, atau mereproduksi data pelanggan.
- Teknologi pencegahan akses: Saat mengembangkan model AI/ML atau menganalisis data pelanggan, Slack menerapkan berbagai langkah teknis agar tidak dapat mengakses konten dasar.
- Memberikan pilihan kepada pelanggan: Jika pelanggan ingin mengecualikan datanya dari model global Slack, mereka dapat melakukan opt-out. Jika opt-out dilakukan, data dari workspace tersebut hanya digunakan untuk meningkatkan pengalaman di workspace itu sendiri.
Cara opt-out
- Permintaan opt-out: Jika ingin melakukan opt-out, pemilik organisasi atau workspace dapat menghubungi tim pengalaman pelanggan untuk mengajukan permintaan. Setelah permintaan diproses, mereka akan menerima tanggapan.
Data pelanggan dan informasi lainnya
- Contoh penggunaan data: Slack meningkatkan layanannya dengan cara berikut.
- Rekomendasi channel: Merekomendasikan agar pengguna bergabung dengan channel publik baru. Rekomendasi didasarkan pada keanggotaan channel, aktivitas, tumpang tindih topik, dan sebagainya.
- Hasil pencarian: Model machine learning untuk pencarian mengidentifikasi hasil yang ingin ditemukan pengguna. Ini didasarkan pada hasil pencarian sebelumnya dan tingkat keterlibatan.
- Pelengkapan otomatis: Melengkapi kueri pencarian atau teks lain secara otomatis. Ini didasarkan pada frasa pesan publik.
- Rekomendasi emoji: Merekomendasikan reaksi emoji berdasarkan isi dan nuansa pesan. Slack juga mempertimbangkan apakah emoji tertentu sering digunakan di workspace tersebut.
Privasi
- Kepemilikan data pelanggan: Pelanggan memiliki data mereka sendiri. Slack mengagregasi dan menganonimkan data pelanggan lalu menggunakannya untuk pembaruan layanan.
Opini GN⁺
- Pentingnya privasi: Sikap Slack yang menempatkan privasi dan keamanan data pelanggan sebagai hal penting sangat positif. Ini membantu meningkatkan kepercayaan pengguna.
- Penggunaan AI/ML yang terbatas: Pendekatan menggunakan AI dan ML secara terbatas untuk memperkuat perlindungan privasi sangat bijak. Ini mengurangi risiko kebocoran data.
- Fitur opt-out: Memberikan pilihan kepada pelanggan untuk mengecualikan data mereka dari model global adalah hal yang sangat berguna. Ini memperkuat kendali pengguna atas datanya.
- Langkah teknis: Berbagai langkah teknis yang mencegah akses ke konten dasar memperkuat keamanan data. Ini efektif untuk mencegah kebocoran data.
- Produk pesaing: Produk pesaing seperti Microsoft Teams juga menyediakan fungsi serupa. Pengguna dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya.
Belum ada komentar.