2 poin oleh GN⁺ 2024-06-12 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Ulasan tentang mikrokontroler RP2040

Ukuran yang pas

  • RP2040 adalah mikrokontroler buatan Raspberry Pi.
  • Tersedia dengan harga murah dan mudah diintegrasikan ke berbagai perangkat elektronik konsumen.
  • Berbeda dari pabrikan lain, hanya ada satu model sehingga mengurangi kebingungan dalam memilih.

Keunggulan model tunggal

  • RP2040 sangat murah, sekitar 70 sen.
  • Karena hanya ada satu model, para pengembang di seluruh dunia menggunakan komponen yang sama.
  • Materi dan alat yang melimpah dapat dengan mudah ditemukan di StackExchange, blog, Github, dan lainnya.

Desain mikrokontroler

  • Memiliki dua inti, sehingga inti tambahan bisa digunakan saat diperlukan.
  • Menyediakan 30 pin GPIO.
  • Anggaran dialokasikan ke RAM internal, sehingga tidak memakai memori flash yang sulit dihubungkan secara eksternal.
  • Menyediakan fitur programmable I/O (PIO), yang memungkinkan IO dijalankan dengan timing presisi sambil menghemat waktu CPU.

Contoh pemanfaatan PIO

  • Implementasi protokol komunikasi (misalnya DShot ESC)
  • Implementasi USB stack, menyediakan pengontrol USB kedua
  • Implementasi driver display, sepenuhnya mengalihkan komunikasi display+touch dari CPU

Bootloader dan keamanan

  • Memiliki bootloader read-only, sehingga pembaruan firmware bisa dilakukan dengan mudah.
  • Fitur keamanan diminimalkan untuk mengurangi biaya kompleksitas dan pengalaman pengguna.

Opini GN⁺

  • RP2040 hadir sebagai model tunggal sehingga mendapat dukungan yang kaya dari komunitas pengembang.
  • Fitur programmable I/O (PIO) dapat dimanfaatkan secara berguna dalam berbagai aplikasi.
  • Karena fitur keamanan dibuat minimal, chip ini mungkin kurang cocok untuk proyek yang membutuhkan data sensitif.
  • Dengan harga murah dan desain fleksibel, chip ini sangat cocok untuk proyek edukasi dan hobi.
  • Dibandingkan mikrokontroler lain, beberapa fitur tingkat lanjut mungkin tidak tersedia, jadi perlu ditinjau apakah sesuai dengan kebutuhan proyek.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-06-12
Opini Hacker News
  • PIO pada RP2040: PIO pada RP2040 menawarkan kemampuan yang tidak bisa disaingi chip pesaing seperti ESP32. Fitur ini banyak digunakan di ranah console hacking. Akan bagus jika mode daya rendah untuk aplikasi battery backup ditambahkan pada versi V2.

  • Konferensi keamanan RVASec: Konferensi keamanan RVASec telah menggunakan RP2040 untuk badge elektroniknya. Menulis perangkat lunaknya sangat nyaman. Simulator badge dapat dilihat di repositori GitHub.

  • Opsi packaging RP2040: Ini adalah mikrokontroler yang sama, tetapi tersedia dalam dua opsi packaging yang berbeda. Satu berupa reel 7 inci berisi 500 unit, dan yang lain reel 13 inci berisi 3400 unit.

  • Penggemar hobi elektronik: Bagi penghobi elektronik, board RP2040 murah dan mudah diakses. Board seperti Raspberry Pi Pico tersedia seharga $5, dan ada juga versi yang menyertakan WiFi. RP-2040 Zero menawarkan ukuran yang lebih kecil dan lebih sedikit pin IO, tetapi memiliki USB-C dan tombol reset.

  • Perbandingan RP2040 dan ESP32: RP2040 adalah chip yang sederhana, sedangkan ESP32 hadir dengan berbagai periferal. Ada banyak opsi seperti WiFi, Bluetooth, pengontrol baterai, Ethernet, display, konektor kamera, dan lain-lain. ESP32 juga menawarkan beragam pilihan CPU, termasuk varian C6 yang beralih ke ISA berbasis RISC-V.

  • Pasar kontroler kustom: RP2040 telah menghidupkan pasar kontroler kustom. Berkat firmware gamepad open source gp2040, kini bisa membeli kontroler berkualitas tinggi dengan harga murah. Para penghobi juga sedang membuat PCB RP2040 untuk berbagai proyek dan ide kontroler.

  • Beralih dari ESP32 ke RP2040: Alasan beralih dari ESP32 ke RP2040 adalah karena RP2040 lebih andal dan terdokumentasi dengan baik. Satu-satunya kekhawatiran adalah sulitnya menemukan board RP2040 yang dilengkapi SPIRAM. Namun, lingkungan pengembangan C-nya sangat bagus sehingga memori bisa dimanfaatkan dengan baik.

  • Kelebihan dan kekurangan RP2040: RP2040 telah digunakan dalam banyak proyek. Namun, chip ini tidak cocok untuk semua proyek. Saya lebih menyukai mikrokontroler yang menggunakan daya baterai lebih sedikit. Itulah mengapa konsumsi daya lebih penting daripada biaya.

  • Beralih ke ESP32-S3: Karena drama dengan PlatformIO, ada yang beralih dari RP2040 ke ESP32-S3. ESP32-S3 tersedia dalam format modul sehingga sangat mengurangi kompleksitas implementasi. RP2040 memerlukan banyak komponen. Selain itu, ESP32-S3 memiliki 14 pin GPIO yang mendukung sentuhan kapasitif.

  • PIO state machine: PIO state machine terasa unik dan keren. Saya suka RP2040 tidak dipasarkan sebagai prosesor 10-core. UF2 flashing sangat membantu bagi pemula. Kekurangannya adalah konsumsi daya.