1 poin oleh GN⁺ 2024-06-16 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Microsoft akan lebih dulu menyediakan pratinjau fitur Recall melalui Windows Insider Program (WIP), alih-alih merilisnya secara luas untuk pengguna Copilot+ PC pada 18 Juni
  • Ini adalah keputusan yang didasarkan pada komitmen Microsoft untuk memberikan pengalaman yang tepercaya, aman, dan tangguh bagi semua pelanggan, serta untuk mengumpulkan umpan balik tambahan sebelum fitur ini diberikan kepada semua pengguna Copilot+ PC
  • Copilot+ PC adalah kategori komputer pribadi dengan fitur kecerdasan buatan (AI) yang diperkenalkan pada bulan Mei
  • WIP adalah program uji perangkat lunak publik yang memungkinkan jutaan "penggemar Windows" melihat lebih awal fitur-fitur sistem operasi yang akan datang
  • Microsoft berencana segera menyediakan pratinjau Recall di semua Copilot+ PC setelah menerima masukan dari komunitas WIP

Gambaran umum fitur Recall

  • Fitur Recall melacak riwayat penggunaan komputer, mulai dari penelusuran web hingga obrolan suara, lalu menyimpan catatan tersebut di komputer agar pengguna dapat mencarinya saat perlu mengingat sesuatu bahkan beberapa bulan kemudian

Kekhawatiran privasi

  • Kekhawatiran privasi muncul segera setelah fitur ini diumumkan
    • Beberapa pengguna media sosial menyatakan kekhawatiran bahwa fitur ini dapat memungkinkan tindakan mata-mata
    • Teknolog miliarder Elon Musk menyebutnya sebagai "episode Black Mirror", menyamakannya dengan serial Netflix yang mengeksplorasi dampak merugikan dari teknologi canggih

1 komentar

 
GN⁺ 2024-06-16
Komentar Hacker News
  • Kebingungan dan ambiguitas: Tampaknya mereka mencoba mencari pendekatan pemasaran baru tanpa secara jelas menyebut masalah keamanan.
  • Kebingungan pada judul: Judul yang dikirimkan membingungkan. Pembaruannya tidak jelas.
  • Kesalahan pemasaran: Microsoft gagal memasarkan dan mengemas fitur ini dengan benar.
  • Mengulangi kesalahan masa lalu: Seperti kasus Windows 8, masalahnya adalah integrasi paksa tanpa memberi pengguna pilihan.
  • Masalah keamanan: Pemerintah AS baru-baru ini sedang meninjau ulang hubungannya dengan Microsoft karena masalah keamanan.
  • Janji keamanan: Microsoft berjanji akan memperbaiki praktik keamanannya, tetapi Kongres tidak menanggapinya dengan serius.
  • Konflik internal perusahaan: Di dalam Microsoft ada konflik antara pihak yang ingin bergerak cepat dan pihak yang menilai mereka harus berhati-hati sebagai perusahaan perangkat lunak penting.
  • Pentingnya pelanggan perusahaan: Pelanggan perusahaan menganggap fitur ini sebagai risiko bisnis.
  • AI dan privasi: Demam AI membuat bahkan orang nonteknis ikut memikirkan masalah privasi dan keamanan.
  • Keterbatasan fitur AI: Fitur-fitur yang berpusat pada AI telah dinilai terlalu tinggi dan telah mencapai batasnya.
  • Rencana menonaktifkan fitur: Jika fitur ini dirilis, ada rencana untuk segera menonaktifkannya. Dikhawatirkan pekerjaan latar belakang yang tidak perlu akan menurunkan performa dan menguras baterai.
  • Penjelasan fitur: Fitur Recall menggunakan model AI lokal untuk menyimpan aktivitas pengguna dalam bentuk tangkapan layar dan memungkinkan pencarian. Semua data disimpan secara lokal.