1 poin oleh GN⁺ 2024-06-19 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Alasan saya butuh 15 tahun untuk belajar Haskell

Pertemuan pertama dengan Haskell

  • Haskell adalah bahasa pemrograman fungsional yang dibuat oleh para ahli logika Skotlandia abad ke-20.
  • Saya pertama kali mengenal Haskell sekitar tahun 2006.
  • Saat kuliah, saya mulai belajar Haskell lewat studi independen, tetapi pada praktiknya tidak banyak yang saya pelajari.

Haskell dalam praktik nyata

  • Pada 2009, saat menggunakan tiling window manager bernama Xmonad, saya mulai lebih sering bersentuhan dengan Haskell.
  • File konfigurasi Xmonad ditulis dalam Haskell, dan lewat itu saya jadi sedikit lebih memahami Haskell.

Belajar lewat Elm

  • Elm adalah bahasa yang mirip dengan Haskell, dan melalui Elm saya bisa memahami konsep pemrograman fungsional dengan lebih mudah.
  • Dengan menggunakan Elm untuk membuat halaman dashboard, saya mempelajari prinsip-prinsip pemrograman fungsional.

Kembali ke Haskell

  • Berbekal pengetahuan yang didapat dari Elm, saya membuat static site builder menggunakan Shake, sebuah pustaka Haskell.
  • Setelah itu, saya juga mulai menerapkan konsep-konsep Haskell di Python untuk menulis kode yang lebih baik.

Menulis program Haskell pertama yang berguna

  • Pada 2023, saat bekerja sebagai freelancer, saya menulis program pelacak waktu dalam Haskell.
  • Program ini memiliki fungsi untuk mem-parsing opsi command line dan berinteraksi dengan database.
  • Akhirnya saya berhasil menulis program Haskell yang berguna, dan saya merasakan pencapaian yang sangat besar.

Opini GN⁺

  • Kelebihan pemrograman fungsional: Bahasa fungsional seperti Haskell menekankan immutability dan pure function sehingga meningkatkan prediktabilitas dan kestabilan kode.
  • Kurva belajar: Haskell memang sulit dipelajari, tetapi pendekatan bertahap melalui bahasa serupa seperti Elm bisa menjadi cara yang efektif.
  • Penerapan di dunia nyata: Menggunakan Haskell dalam proyek nyata dapat membantu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pemrograman fungsional dengan lebih baik.
  • Pemilihan alat: Pustaka Haskell seperti Shake berguna untuk membangun build system, dan melalui itu kita bisa merasakan sisi praktis Haskell.
  • Komunitas dan materi: Memanfaatkan komunitas Haskell dan berbagai materi belajar dapat sangat membantu selama proses pembelajaran.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-06-19
Komentar Hacker News
  • Mempelajari functional programming itu berharga, dan tidak butuh waktu sampai 15 tahun. Haskell terasa alami untuk memodelkan data domain secara deklaratif, bekerja dengan fungsi murni, dan berinteraksi dengan dunia nyata di batas program. Untuk pemula, F# direkomendasikan.
  • Prolog memberi lebih banyak wawasan untuk memahami functional programming. Hanya perlu beberapa hari untuk memahami bahasanya, tetapi butuh waktu untuk memahami hasilnya.
  • Permintaan rekomendasi sumber belajar yang bagus untuk mempelajari Haskell. Sudah lama tertarik pada Haskell, dan beberapa konsep functional programming sudah terinternalisasi lewat side project dengan F#, tetapi pemahaman tentang monad masih kurang.
  • Tautan: Sumber belajar Haskell
  • Ada komentar yang ingin melihat kode penulis. Mereka penasaran hasil seperti apa yang lahir dari perjalanan penulis.
  • Tautan: Lihat kode penulis
  • Pertanyaan tentang manfaat mempelajari bahasa functional programming murni. Saat menulis kode yang menangani data dan peristiwa dunia nyata, batas antara kode yang dioptimalkan dan rasa ingin tahu intelektual menjadi kabur.
  • Alasan Haskell terasa menarik adalah karena cara bahasa ini memodelkan data domain secara deklaratif, bekerja dengan fungsi murni, dan berinteraksi dengan dunia nyata di batas program terasa alami. Ini adalah cara kerja yang disukai bukan hanya di Haskell, tetapi juga di bahasa lain.
  • Saat Haskell menjadi topik hangat 20 tahun lalu, ML juga sering dibahas. Saat ini, ML hampir selalu berarti machine learning.
  • 15 tahun atau tidak sama sekali.