20 poin oleh xguru 2024-06-21 | 7 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Minggu lalu, CSS WG memutuskan untuk menambahkan if() inline ke CSS
  • Ini adalah usulan yang sudah beberapa kali ditolak di masa lalu, tetapi kali ini diterima dengan merujuk pada kueri gaya serta sintaks media() dan supports()
  • Respons para developer sangat positif. Diharapkan browser memprioritaskan fitur ini dan menambahkannya ke roadmap

Apa kegunaan if()? Apakah ini menggantikan kueri gaya?

  • Fungsinya melengkapi kueri gaya. Jika kueri gaya dapat digunakan, lebih baik tetap menggunakan kueri gaya
  • Namun, ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan dengan kueri gaya. Misalnya saat menggunakan properti kustom --variant untuk mengatur warna latar, warna border, warna teks, ikon, dan sebagainya
  • Kueri gaya hanya berlaku untuk elemen turunan, sehingga tidak bisa menetapkan deklarasi pada elemen itu sendiri
  • Atribut presentasional memiliki masalah dalam hal fleksibilitas, keringkasan, konsistensi, dan lainnya
  • Dengan if(), deklarasi bisa ditetapkan pada elemen itu sendiri
  • Kueri media dan kondisi dukungan juga dapat dimasukkan ke dalam sintaks kondisi if()

Apakah ini sudah diterapkan di browser saat ini?

  • Belum diterapkan di browser
  • Bahkan dengan perkiraan optimistis, implementasinya diperkirakan masih memerlukan setidaknya sekitar 2 tahun
  • Saat ini baru ada kesepakatan tentang fiturnya, belum masuk tahap implementasi

Apakah ini pertama kalinya ada sintaks kondisional di CSS?

  • CSS sudah memiliki sintaks kondisional sejak awal. Semua selector adalah salah satu bentuk sintaks kondisional
  • Aturan @media dan @supports juga merupakan sintaks kondisional

Apakah ini membuat CSS menjadi bahasa imperatif?

  • Perbedaan antara imperatif dan deklaratif terletak pada tingkat abstraksi, bukan pada logikanya
  • Meski logika kondisional ditambahkan, CSS tetap merupakan bahasa deklaratif

Apakah ini membuat CSS menjadi bahasa pemrograman?

  • CSS sebenarnya sudah lama bisa dianggap sebagai bahasa pemrograman
  • Tolok ukur untuk menganggap CSS sebagai bahasa pemrograman bukanlah hal yang penting
  • "Yang penting adalah keahlian dalam CSS diakui"

"Siapa pun yang menguasai beberapa bahasa pemrograman terkenal dan CSS pasti tahu bahwa CSS jauh lebih sulit untuk dikuasai"

7 komentar

 
budlebee 2024-06-21

Sebentar lagi kita bisa main Doom pakai CSS..!

 
[Komentar ini disembunyikan.]
 
unsure4000 2024-06-21

Ini apaan wkwkwkwkwkwkwk

 
tsboard 2024-06-21

Rasanya CSS benar-benar tidak ada habisnya untuk dipelajari. Saya juga jadi berpikir, jangan-jangan ini malah jadi terlalu rumit...

 
savvykang 2024-06-21

Momen ketika efek bola salju dari karma karena memutuskan membangun UI dengan HTML kembali membesar sekali lagi.

 
princox 2024-06-21

Ini CSS... atau Javascript.... atau CSSScript...

 
nemorize 2024-06-21

Secara pribadi, menurut saya ini bukankah agak berlebihan...