10 poin oleh GN⁺ 2024-06-21 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Octomind menggunakan agen AI untuk secara otomatis membuat dan memperbaiki pengujian end-to-end di Playwright.
  • Pada awalnya, mereka menggunakan framework LangChain, tetapi seiring waktu tingkat abstraksi LangChain yang tinggi mulai menimbulkan masalah.

Masalah pada LangChain

  • Abstraksi LangChain awalnya berguna, tetapi ketika kebutuhan menjadi lebih kompleks, memahami dan memelihara kode menjadi sulit.
  • Banyak waktu terbuang untuk memahami struktur internal LangChain dan melakukan debugging.
  • Sebagai contoh, bahkan pada kode sederhana untuk menerjemahkan kata bahasa Inggris ke bahasa Italia, penggunaan LangChain menambah kompleksitas.

Masalah Abstraksi LangChain

  • LangChain meningkatkan kompleksitas kode dengan menumpuk berbagai lapisan abstraksi.
  • Abstraksi seperti ini membuat kode lebih sulit dipahami dan di-debug.
  • Sebagai contoh, bahkan untuk tugas sederhana seperti mengambil data JSON dari API, penggunaan LangChain menambah kompleksitas.

Dampaknya pada Tim Pengembang

  • Saat mencoba mengimplementasikan arsitektur agen yang kompleks, LangChain menjadi faktor pembatas.
  • Setelah LangChain dihapus, tim dapat menulis kode dengan lebih bebas sesuai kebutuhan.

Apakah Framework Diperlukan untuk Membangun Aplikasi AI?

  • LangChain berguna pada tahap awal, tetapi dalam jangka panjang pengembangan tanpa framework kemungkinan akan menjadi pilihan yang lebih baik.
  • Sebagian besar aplikasi AI dapat diimplementasikan hanya dengan kode sederhana dan beberapa paket eksternal.
  • Pendekatan sederhana direkomendasikan sampai pola penggunaan agen benar-benar mapan.

Pengembangan Cepat dan Ringkas dengan Building Block Modular

  • Framework memaksakan struktur, tetapi aplikasi AI masih belum memiliki pola penggunaan yang mapan.
  • Pendekatan building block modular lebih menyukai kode tingkat rendah yang sederhana dan membantu mempercepat pengembangan.
  • Dengan menggunakan komponen modular seperti vector database, codebase dapat tetap ringkas dan mudah beradaptasi.

Opini GN⁺

  • Keterbatasan LangChain: Abstraksi LangChain yang tinggi berguna pada awalnya, tetapi bisa menjadi hambatan ketika kebutuhan menjadi kompleks.
  • Keunggulan pendekatan modular: Pendekatan building block modular memudahkan pemahaman dan pemeliharaan kode, sekaligus meningkatkan kecepatan pengembangan.
  • Meninjau ulang kebutuhan framework: Tidak semua aplikasi AI memerlukan framework; implementasi dengan kode sederhana dan paket eksternal saja sering kali sudah cukup.
  • Pentingnya kecepatan pengembangan: Di bidang AI, eksperimen dan pembuatan prototipe yang cepat sangat penting, dan framework bisa membatasinya.
  • Pola penggunaan agen di masa depan: Sampai pola penggunaan agen benar-benar mapan, lebih baik mempertahankan pendekatan yang sederhana.

2 komentar

 
yangeok 2024-06-24

Katanya ini arsitektur yang gagal, ternyata di GeekNews juga mulai terlihat ya.

 
GN⁺ 2024-06-21
Komentar Hacker News
  • Membangun agen LLM komersial pertama pada Oktober/November tahun lalu: Membangun agen sendiri dari nol tanpa menggunakan LangChain membantu menghasilkan hasil yang lebih baik.

  • Kompleksitas framework LLM: Framework LLM seperti LangChain cenderung memperkenalkan kompleksitas ala Java atau Python.

  • Perbandingan LangChain dan ChatGPT: LangChain dibuat sebelum ChatGPT muncul, tetapi ketika ChatGPT menghadirkan model percakapan yang lebih baik, kebutuhan akan LangChain pun berkurang.

  • Perdebatan soal nilai LangChain: LangChain mencoba menempatkan diri di antara developer dan LLM, tetapi tidak benar-benar menambahkan nilai nyata dan malah memperkenalkan abstraksi yang tidak perlu.

  • Abstraksi yang baik dan abstraksi yang buruk: Abstraksi yang baik menangani logika aplikasi, sedangkan abstraksi yang buruk mengabstraksikan pekerjaan yang perlu dilakukan hingga wawasan penting hilang.

  • Masalah penggunaan agen: Untuk pembuatan konten, menggunakan prompt berurutan lebih mudah dan lebih efektif daripada menggunakan agen.

  • Pengenalan framework Ragged: Memperkenalkan Ragged, konektor ringan yang dapat terhubung dengan mudah ke LLM. Framework ini menyediakan antarmuka integrasi yang mirip ORM.

  • Kurangnya kegunaan LangChain: Pendekatan LangChain memang menarik, tetapi dalam praktiknya lebih efisien menggunakan library runtime LLM secara langsung.

  • Framework agen yang berubah cepat: Framework agen yang digunakan berubah dengan cepat, dan perubahan versi kecil pun dapat merusak konfigurasi yang ada saat ini.

  • Masalah kompleksitas LangChain: LangChain terlalu rumit untuk use case sederhana, dan sulit diadaptasi untuk use case yang kompleks. Sering kali, menulis kode langsung adalah pilihan yang lebih baik.