- Alat yang mencari informasi tentang URL situs web yang dimasukkan dan merangkumnya dalam dashboard yang mudah dibaca
- Berfokus menampilkan potensi vektor serangan, langkah keamanan yang sudah ada, serta koneksi web di dalam arsitektur situs
- Membantu pengoptimalan respons server, konfigurasi redirect, pengelolaan cookie, atau penyetelan detail DNS record situs
Fitur utama
- Informasi IP: Menyediakan informasi terkait alamat IP dari URL yang dimasukkan.
- Rantai SSL: Menyediakan fitur analisis rantai sertifikat SSL.
- DNS record: Memungkinkan pengecekan informasi DNS record domain.
- Cookie: Menganalisis informasi cookie yang digunakan situs.
- Aturan crawl: Memungkinkan pengecekan aturan crawling situs.
- Header: Menyediakan informasi HTTP header.
- Metrik kualitas: Menganalisis metrik terkait kualitas situs web.
- Lokasi server: Menyediakan informasi lokasi fisik server.
- Host terkait: Memungkinkan pengecekan informasi host yang terkait.
- Rantai redirect: Menganalisis jalur redirect.
- TXT record: Menyediakan informasi TXT record domain.
- Status server: Memungkinkan pengecekan status server saat ini.
- Port terbuka: Memungkinkan pengecekan port terbuka pada server.
- Traceroute: Melacak jalur jaringan.
- Jejak karbon: Menghitung jejak karbon situs web.
- Informasi server: Menyediakan beragam informasi tentang server.
- Pencarian Whois: Memungkinkan pengecekan informasi Whois domain.
- Informasi domain: Menyediakan informasi terkait domain.
- Ekstensi keamanan DNS: Memungkinkan pengecekan status DNSSEC.
- Fitur situs: Menganalisis fitur utama situs web.
- HTTP Strict Transport Security: Memungkinkan pengecekan pengaturan HSTS.
- DNS server: Menyediakan informasi DNS server.
- Tech stack: Menganalisis tech stack yang digunakan situs web.
- Halaman yang terdaftar: Memungkinkan pengecekan halaman yang terdaftar di situs.
- security.txt: Memungkinkan pengecekan informasi file security.txt.
- Halaman tertaut: Menyediakan informasi halaman yang ditautkan.
- Tag sosial: Menganalisis informasi tag media sosial.
- Pengaturan email: Memungkinkan pengecekan informasi pengaturan email.
- Deteksi firewall: Mendeteksi pengaturan firewall.
- Fitur keamanan HTTP: Menganalisis fitur terkait keamanan HTTP.
- Riwayat arsip: Memungkinkan pengecekan riwayat arsip situs web.
- Peringkat global: Menyediakan peringkat global situs web.
- Deteksi pemblokiran: Mendeteksi elemen yang diblokir.
- Deteksi malware dan phishing: Mendeteksi adanya malware dan phishing.
- TLS cipher suite: Menganalisis TLS cipher suite.
- Pengaturan keamanan TLS: Memungkinkan pengecekan pengaturan keamanan TLS.
- Simulasi TLS handshake: Mensimulasikan TLS handshake.
- Screenshot: Menyediakan screenshot situs web.
Opini GN⁺
- Fitur beragam: Web Check menyediakan berbagai fitur analisis situs web sehingga bahkan engineer pemula pun dapat menggunakannya dengan mudah.
- Peningkatan keamanan: Berguna untuk memperkuat keamanan karena dapat memeriksa status keamanan situs web secara menyeluruh.
- Dampak lingkungan: Fitur perhitungan jejak karbon memungkinkan penilaian terhadap dampak lingkungan dari sebuah situs web.
- Open source: Disediakan dengan lisensi MIT sehingga siapa pun bebas menggunakannya.
- Produk pesaing: Alat lain dengan fungsi serupa antara lain Pingdom dan GTmetrix.
2 komentar
security.txtsepertinya diterjemahkan agak berlebihan! hahaOpini Hacker News
Saya memeriksa dua situs/domain, dan sering kali informasinya membingungkan atau salah. MX pada kartu catatan DNS bukan alamat IP dari catatan MX yang sebenarnya. Server DNS menampilkan alamat web server. Traceroute gagal. Konfigurasi email salah. Kartu redirect menampilkan pengalihan yang keliru. Ini terasa seperti upaya menampilkan informasi domain sebagai informasi situs web. Sebaiknya gunakan "tidak dapat diverifikasi" alih-alih "tidak".
Layanan ini mengambil data dari tempat lain. Kami pindah dari Amazon ke GCP setahun yang lalu.
Bagian "Threats" membingungkan. Saya memasukkan startup saya, lalu terdeteksi malware dari 2018. Startup lain juga menunjukkan hasil yang sama. Sepertinya makna bagian ini ditafsirkan dengan keliru.
Pemeriksaan kualitas menghasilkan error 403. Saya sudah membuat Google API key dan meneruskannya ke container Docker sebagai environment variable. Saya meng-clone proyeknya dan memeriksa URL, ternyata mengembalikan dokumen JSON yang menyatakan bahwa PageSpeed Insights API harus diaktifkan. Tombol "show error" seharusnya menampilkan output aktual dari pemanggilan API. Informasi ini perlu ditambahkan ke README dan aplikasi. Ini proyek yang sangat berguna.
Versi Docker bekerja lebih baik. Versi situs web gratisnya tidak mengaktifkan semua fitur. Ini proyek yang sangat menjanjikan. Terima kasih sudah membuat dan membagikannya.
Saya penasaran apa perbedaan antara tautan di postingan ini dan tautan di GitHub.
Diambil dari postingan pertama yang sebelumnya dikirim ke HN.
Saya mendapat hasil "City: undefined, undefined, undefined". Lucu.
Terima kasih sudah menjadikannya open source. Saya sedang mengerjakan proyek yang berfokus pada feed RSS dan microformat. Saya penasaran berapa biaya operasionalnya. Sepertinya $5/bulan sudah cukup.
Judul postingan ini perlu diperbaiki. "let's" dan "lets" punya makna yang berbeda. Situs yang hebat.