Permintaan maaf dari CrowdStrike
- CrowdStrike memberikan gift card Uber Eats senilai $10 kepada para mitra sebagai bentuk permintaan maaf atas insiden terbaru ketika kesalahan pembaruan membuat jutaan komputer di seluruh dunia tumbang
- Sejumlah orang melaporkan telah menerima gift card tersebut, sementara sebagian lainnya menerima pesan galat yang menyatakan gift card dibatalkan
- Juru bicara CrowdStrike, Kevin Benacci, menjelaskan bahwa gift card tersebut dibatalkan karena Uber menandainya sebagai transaksi penipuan akibat tingkat penggunaan yang tinggi
Dampak kesalahan pembaruan
- Kesalahan pembaruan pada 19 Juli membuat sekitar 8,5 juta perangkat Windows tidak dapat digunakan
- Akibatnya, terjadi penundaan di bandara Amsterdam, Berlin, Dubai, London, dan di seluruh Amerika Serikat
- Sejumlah rumah sakit harus menghentikan operasi, dan banyak bisnis di seluruh dunia lumpuh
Respons CrowdStrike
- CrowdStrike secara berkala memublikasikan pembaruan setelah insiden terjadi untuk mengidentifikasi penyebabnya
- CEO George Kurtz dan Chief Security Officer Shawn Henry memublikasikan pesan permintaan maaf kepada pelanggan dan mitra
- Kurtz berjanji akan menjaga transparansi selama proses penanganan insiden dan mengambil langkah pencegahan agar tidak terulang
Ringkasan GN⁺
- Kesalahan pembaruan CrowdStrike menimbulkan dampak besar secara global, terutama kerusakan serius bagi bandara dan rumah sakit
- Perusahaan memberikan gift card sebagai bentuk permintaan maaf, tetapi sebagian dibatalkan sehingga memicu keluhan tambahan
- Insiden ini menegaskan pentingnya manajemen pembaruan dan proses verifikasi di perusahaan keamanan siber
- Solusi keamanan siber lain dengan fungsi serupa mencakup Palo Alto Networks dan Symantec
1 komentar
Opini Hacker News
Banyak keluhan soal kartu hadiah Uber Eats yang dibatalkan
Teringat pernah mengalami hal serupa di tempat kerja sebelumnya
Berbagi pengalaman pernah bekerja di perusahaan keuangan
Nilai kartu hadiah Uber Eats sangat kecil sampai terasa menghina
Mirip dengan kisah keluarga yang menerima $4 dalam gugatan kematian yang keliru
CrowdStrike kurang mampu dalam keamanan dan pengelolaan hubungan pelanggan
Kisah seorang jurnalis yang tidak sempat melihat keluarganya untuk terakhir kali karena pembatalan penerbangan Delta
Alasan ide kartu hadiah $10 itu keliru
Kemungkinan insiden kartu hadiah CrowdStrike hanyalah lelucon untuk manipulasi harga saham