Naskah Penjualan Asli "Wolf of Wall Street"
(jointhefollowup.com)The Real Wolf of Wall Street Sales Script
-
Skrip penjualan Stratton Oakmont
- Film "The Wolf of Wall Street" didasarkan pada kisah nyata Stratton Oakmont dan tim penjualan mereka
- Perusahaan ini didirikan pada 1989 dan merupakan salah satu perusahaan OTC terbesar di AS pada akhir 1980-an dan 1990-an
- Perusahaan ini menipu 1.500 investor sebesar $200 juta, tetapi juga menjalankan tim penjualan yang sukses
-
Analisis skrip penjualan
- Perkenalan: dimulai dengan perkenalan standar
- Pattern interrupt: menarik perhatian lawan bicara dan menurunkan kewaspadaan dengan frasa seperti "Saya tahu Anda sibuk. Saya akan langsung ke intinya"
- Jalur respons: berlanjut ke jalur berbeda tergantung respons "ya" dan "tidak"
- Call to action: tujuannya adalah meminta panggilan berikutnya
- Senjata rahasia: frasa "Fair enough?" digunakan sebagai alat negosiasi yang sangat kuat
-
Kualifikasi calon pelanggan
- Penting untuk memeriksa kualifikasi di awal agar tidak membuang waktu jika calon pelanggan kemungkinan tidak akan membeli
-
Menangani keberatan
- Tanggapan terhadap keberatan adalah elemen penting dalam skrip
- Tujuannya adalah membuat calon pelanggan mengatakan "ya"
- Pertanyaan eksplorasi juga bisa ditambahkan: "Apakah Anda sudah puas dengan hasil yang ada?" atau "Ada pelanggan yang mengubah strategi setelah melihat tingkat pengembalian historis kami. Apakah Anda ingin melihatnya?"
-
Strategi yang populer
- Kualifikasi: "Sudah pasti Anda ..."
- Kelangkaan: "Hanya segelintir orang yang ..."
- Senjata rahasia: "Fair enough?"
- Anti-penjualan: "Saya tidak sedang mencoba menjual ..."
Sales Tip of The Day
- Pembukaan cold call
- Frasa seperti "Halo, saya {nama}. Boleh minta waktu 15 detik?" sudah terlalu umum sehingga efektivitasnya menurun
- Sebagai gantinya, lebih baik menggunakan frasa seperti "Halo, saya {nama}. Saya bekerja dengan {jabatan} lain. Saya menemukan Anda di LinkedIn. Bolehkah kita berbicara sebentar?" untuk membangun hubungan yang lebih tulus
Sales in the News
- Mengapa follow-up itu penting
- Sales yang pandai melakukan follow-up cenderung lebih mungkin berhasil meskipun mereka bukan sales terbaik
- "Salesperson" adalah pekerjaan dengan permintaan tertinggi kedua di LinkedIn
- Perlu memikirkan bagaimana merespons jika Anda mengirim email ke calon pelanggan yang sedang berada di penjara
- Kisah tentang sales yang tidak melewatkan peluang penjualan bahkan di ketinggian 38.000 kaki
Sales Weapon of The Day
- Catatan suara
- Catatan suara bisa digunakan untuk menulis email, sales pitch, dan ringkasan
- Mulai rekaman lalu biarkan AI mengubah suara menjadi teks
Chart of The Day
- Penjualan software ESG
- Sumber: exploding topics
Sales Meme of the Day
- Penutup newsletter hari ini
- Meminta masukan tentang newsletter
# Ringkasan GN⁺
- Artikel ini menganalisis film "The Wolf of Wall Street" dan skrip penjualan nyata Stratton Oakmont
- Membahas berbagai elemen skrip penjualan dan strategi penjualan yang efektif
- Menyarankan cara bagi sales untuk membangun hubungan yang lebih tulus saat kontak awal dengan calon pelanggan
- Memperkenalkan alat berbasis AI yang memanfaatkan catatan suara
- Menyediakan grafik terkait penjualan software ESG
Artikel ini bisa berguna bagi orang-orang yang tertarik pada strategi penjualan dan skrip. Melalui kasus Stratton Oakmont, pembaca dapat mempelajari strategi penjualan yang efektif, sekaligus mendapatkan tip yang dapat diterapkan di lingkungan penjualan modern. Proyek lain dengan fungsi serupa antara lain "Salesforce".
1 komentar
Komentar Hacker News
Komentar pertama
Komentar kedua
Komentar ketiga
Komentar keempat
Komentar kelima
Komentar keenam
Komentar ketujuh
Komentar kedelapan
Komentar kesembilan
Komentar kesepuluh