Meraih RCE dengan $20 lalu tanpa sengaja menjadi admin .mobi
(labs.watchtowr.com)Ringkasan
-
Latar belakang riset
- Riset ini dimulai bersama rekan-rekan hanya untuk bersenang-senang.
- Mereka meneliti apakah kerentanan pada klien WHOIS bisa dieksploitasi di dunia nyata.
- Mereka menemukan bahwa server WHOIS untuk TLD .MOBI telah dipindahkan, dan domain lamanya sudah kedaluwarsa.
- Mereka membeli domain tersebut seharga $20 dan menyiapkan server WHOIS.
-
Hasil riset
- Lebih dari 135.000 sistem mengirim kueri ke server WHOIS tersebut.
- Sumber kueri utama: entitas .GOV, .MIL, serta berbagai alat dan perusahaan keamanan siber.
- Otoritas sertifikat menggunakan server WHOIS untuk memverifikasi pemilik domain.
- Melalui GlobalSign, mereka dapat menetapkan email pemilik domain 'microsoft.mobi' menjadi 'whois@watchtowr.com'.
- Hal ini berakibat pada lumpuhnya proses CA.
-
Skenario serangan
- Untuk mengeksploitasi kerentanan klien WHOIS, syarat berikut diperlukan:
- Serangan MiTM
- Akses ke server WHOIS
- Pengaturan referral WHOIS
- Tim riset membuktikan kemungkinan serangan dengan benar-benar menyiapkan server WHOIS dan menerima kueri nyata.
- Untuk mengeksploitasi kerentanan klien WHOIS, syarat berikut diperlukan:
-
Kerentanan spesifik
- phpWHOIS (CVE-2015-5243): Data yang diterima dari server WHOIS dijalankan melalui fungsi PHP
eval, sehingga memicu RCE. - Fail2Ban (CVE-2021-32749): Output dari klien WHOIS tidak divalidasi dengan benar, sehingga menimbulkan kerentanan injeksi perintah.
- phpWHOIS (CVE-2015-5243): Data yang diterima dari server WHOIS dijalankan melalui fungsi PHP
-
Dampak di dunia nyata
- Banyak infrastruktur internet masih merujuk ke server WHOIS lama.
- Registrar domain besar, situs web dengan fitur WHOIS, serta alat keamanan siber ikut terdampak.
- Otoritas sertifikat TLS/SSL menggunakan data WHOIS untuk memverifikasi kepemilikan domain.
-
Solusi
- Tim riset bekerja sama dengan ShadowServer untuk mengubah domain
dotmobiregistry.netmenjadi sistem sinkhole. - Hasil riset ini menyoroti masalah pada infrastruktur legacy dan kerentanan otoritas sertifikat TLS/SSL.
- Tim riset bekerja sama dengan ShadowServer untuk mengubah domain
Ringkasan GN⁺
- Riset ini membuktikan bahwa kerentanan pada klien WHOIS dapat dieksploitasi di dunia nyata.
- Ini menunjukkan bahwa proses verifikasi kepemilikan domain pada otoritas sertifikat TLS/SSL dapat dengan mudah dilumpuhkan.
- Banyak infrastruktur internet masih merujuk ke server WHOIS lama, sehingga risikonya besar.
- Hasil riset ini menyoroti masalah pada infrastruktur legacy dan kerentanan otoritas sertifikat TLS/SSL.
- Proyek dengan fungsi serupa antara lain Let's Encrypt.
1 komentar
Komentar Hacker News
Domain seharusnya jangan pernah dibiarkan kedaluwarsa
Takut internet bisa runtuh
Pertanyaan tentang tool yang melakukan hardcode daftar server WHOIS
dig _nicname._tcp.fr SRV +noall +answerPenting untuk memperpanjang domain lama
Domain dotmobiregistry.net diarahkan ke sistem sinkhole milik ShadowServer
Pendekatan terhadap akses komputer memang ditakdirkan gagal
Permukaan serangan yang didapat dengan membeli domain server WHOIS yang kedaluwarsa sangat besar
Solusi sejati untuk WHOIS adalah RDAP
Menarik bahwa log disimpan di database
sqlite3 whois-log-copy.db "select source from queries"|sort|uniq|wc -lMeski ada upaya untuk memperbaiki masalah, situasinya justru memburuk