- Tiga bulan lalu, Yaak menerbitkan tulisan berjudul "Why Not Open Source" yang menjelaskan alasan mengapa Yaak tidak dijadikan open source
- Karena pernah mengalami burnout dalam proyek open source di masa lalu, penulis membagikannya dengan harapan proses pengambilan keputusan tersebut bisa membantu orang lain
- Sebagian besar pengguna Yaak setuju, tetapi komunitas open source yang lebih luas menentang keras sebagian besar isi tulisan tersebut
Reaksi komunitas open source
-
"Jangan mencampuradukkan open source/perangkat lunak bebas dengan model sosial tertentu di GitHub atau kontribusi" - lobste.rs
-
"Namun semua hal itu juga berlaku untuk perangkat lunak closed source" - ycombinator.com
-
"Argumen dalam tulisan ini benar-benar omong kosong. Saya bahkan tidak tahu apa itu 'aplikasi' ini. Tidak perlu. Pergilah ke tong sampah sejarah" - reddit.com
- Sebagian besar balasan tidak konstruktif, tetapi komentar 500 kata di lobste.rs benar-benar sangat bagus. Setelah membacanya, penulis mulai berpikir bahwa mungkin dirinya salah
Keuntungan open source
- Open source tidak selalu berarti kontribusi terbuka
- Hanya dengan membuka kode, sebagian besar manfaat sudah bisa didapat:
- terbuka untuk audit keamanan
- fitur yang transparan (tidak ada hal mencurigakan)
- fleksibilitas (bisa di-fork dan dimodifikasi)
- tetap bisa dijalankan meskipun pengembangnya pergi
Beralih ke open source dengan kontribusi terbatas
- Ada proyek seperti SQLite yang open source tetapi tidak menerima kontribusi eksternal
- Litestream pada awalnya tidak menerima kontribusi, tetapi akhirnya berubah hanya dengan mengizinkan perbaikan bug
- Yaak juga mengadopsi model ini: menjadi open source dengan lisensi MIT dan hanya menerima kontribusi berupa perbaikan bug
3 komentar
Saya terkesan melihat dia membaca banyak komentar, memilih masukan yang konstruktif, lalu menerimanya. Dia benar-benar orang yang berpikiran terbuka.
Komentar yang membangun juga benar-benar luar biasa.
Ini adalah ringkasan komentar 500 karakter di lobster.rs yang disertakan dalam isi artikel.
Komentar ini ditulis tentang artikel asli Why Not Open Source ?.
Bantahan untuk tiap poin
Bantahan terhadap kekurangan