6 poin oleh GN⁺ 2024-09-30 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • "Chip plastik open-source 6mW yang menjalankan tugas machine learning sambil dililitkan pada pensil"

Prosesor RISC-V yang fleksibel

  • Pragmatic Semiconductor dari Inggris dan para peneliti telah mengembangkan untuk pertama kalinya chip fleksibel yang dapat diprogram, bukan berbahan silikon
  • Mikroprosesor 32-bit berdaya sangat rendah ini dapat beroperasi saat ditekuk dan mampu menjalankan beban kerja machine learning
  • Menggunakan arsitektur RISC-V open-source dan dapat diproduksi dengan harga di bawah 1 dolar
  • Diharapkan dapat memberi daya pada produk berbiaya rendah seperti perangkat elektronik kesehatan wearable dan label kemasan pintar

Potensi perangkat elektronik fleksibel

  • Perangkat elektronik fleksibel dapat dimanfaatkan di semua bidang yang memerlukan interaksi dengan material lunak, seperti dikenakan pada kulit atau ditanamkan ke dalam tubuh
  • Dapat diterapkan pada komputer kulit, soft robotics, dan brain-machine interface
  • Namun, perangkat elektronik konvensional dibuat dari material kaku seperti silikon

Open-source, fleksibel, dan cukup cepat

  • Pragmatic mendorong pengembangan microchip fleksibel yang biaya produksinya jauh lebih murah dibanding prosesor silikon
  • Perangkat baru bernama Flex-RV adalah mikroprosesor 32-bit berbasis indium gallium zinc oxide (IGZO)
  • Biaya ditekan dengan memproduksi thin-film transistor IGZO langsung di atas plastik fleksibel pada suhu rendah
  • Berbasis instruction set RISC-V, dan karena open-source, dapat menghindari biaya lisensi mahal dari arsitektur proprietari seperti x86 atau Arm
  • Flex-RV dapat diprogram dan dapat menjalankan program hasil kompilasi yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi seperti C
  • Berkat sifat open-source dari RISC-V, perangkat ini dapat dibekali hardware accelerator machine learning yang dapat diprogram sehingga memungkinkan aplikasi AI
  • Ukuran inti mikroprosesor Flex-RV adalah 17,5 milimeter persegi dan terdiri dari sekitar 12.600 gerbang logika
  • Berjalan pada kecepatan 60kHz dan mengonsumsi daya kurang dari 6 miliwatt
  • Tetap menjalankan program dengan benar bahkan saat ditekuk pada radius kelengkungan 3 milimeter
  • Bergantung pada arah tekukan, orientasi, dan sudutnya, performa bisa melambat 4,3% atau justru meningkat 2,3%

Biaya rendah dan performa yang memadai

  • Microchip silikon dapat berjalan pada kecepatan gigahertz yang jauh lebih tinggi daripada Flex-RV, tetapi hal itu kemungkinan tidak akan menjadi masalah
  • Banyak sensor seperti suhu, tekanan, bau, kelembapan, dan pH umumnya beroperasi sangat lambat pada kisaran hertz atau kilohertz
  • Sensor-sensor ini digunakan di bidang-bidang baru tempat mikroprosesor fleksibel diperkirakan akan berguna, seperti smart packaging, label, dan perangkat elektronik kesehatan wearable
  • Menjalankan mikroprosesor pada 60kHz saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan aplikasi-aplikasi tersebut
  • Flex-RV diperkirakan dapat diproduksi dengan biaya di bawah 1 dolar
  • Hal ini dimungkinkan berkat teknologi manufaktur chip fleksibel berbiaya rendah milik Pragmatic dan teknologi RISC-V yang tidak memerlukan lisensi
  • Para peneliti mempublikasikan hasil penelitian ini di edisi online jurnal Nature tanggal 25 September

Opini GN⁺

  • Perangkat elektronik fleksibel punya potensi besar untuk menghadirkan inovasi di berbagai bidang seperti wearable, kesehatan, dan IoT
  • Khususnya untuk perangkat yang dikenakan pada tubuh atau ditanamkan, teknologi ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan chip silikon yang kaku dan sangat meningkatkan kenyamanan pengguna
  • Namun, teknologi ini masih belum sampai tahap komersialisasi, dan kenyataannya masih tertinggal dari chip silikon dalam hal performa dan daya tahan. Perlu dicari cara pemanfaatan yang tepat sesuai kegunaannya
  • Penggunaan arsitektur RISC-V adalah hal yang sangat positif. Ini dapat berkontribusi pada penguatan ekosistem hardware open-source sekaligus memungkinkan beragam kustomisasi
  • Jika chip fleksibel berbiaya rendah berhasil dikomersialkan, pasar perangkat elektronik sekali pakai kemungkinan akan tumbuh pesat. Efek samping seperti masalah lingkungan juga perlu dipertimbangkan

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.