3 poin oleh GN⁺ 2024-10-25 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Latensi pusat data AWS

    • ca-central-1
    • eu-central-1
    • eu-north-1
    • eu-south-1
    • eu-west-1
    • eu-west-2
    • eu-west-3
    • me-south-1
    • sa-east-1
    • us-east-1
    • us-east-2
    • us-west-1
    • us-west-2
  • Kategori latensi

    • X < 100ms
    • X 100ms - 200ms
    • X > 200ms
  • Sumber data

    • Dibuat oleh Ben
    • Data dikumpulkan dari CloudPing

Ringkasan GN⁺

  • Dokumen ini menyajikan latensi pusat data AWS yang diklasifikasikan berdasarkan wilayah.
  • Saat menggunakan layanan cloud, latensi merupakan faktor penting yang sangat memengaruhi pengalaman pengguna.
  • Informasi ini dapat berguna untuk optimasi performa jaringan dan pemilihan wilayah.
  • Proyek lain yang menyediakan fungsi serupa adalah Latency Test dari CloudHarmony.

2 komentar

 
devenv 2024-10-25

Jadi, us-east-1 tampaknya adalah lokasi terbaik jika mengarah ke Barat.

 
GN⁺ 2024-10-25
Komentar Hacker News
  • Ada komentar bahwa akan bagus jika ditampilkan ping dibandingkan dengan nilai optimal teoretis (sekitar 30% lebih lambat daripada kecepatan cahaya dalam media serat optik). Ada keluhan tentang latensi antarpusat data, tetapi ternyata nilainya mendekati tingkat yang secara teoretis memungkinkan.

  • Karena buta warna merah-hijau, garis di bawah 100ms dan di atas 200ms sulit dibedakan. Sekitar 8% populasi pria terdampak. Ada komentar bahwa akan bagus jika ditambahkan mode buta warna.

  • Saat mengukur latensi AWS, panjang kabel bawah laut bisa diukur lalu dibagi 150 untuk mendapatkan perkiraan latensi. Hasilnya sangat konsisten.

  • Jika lingkaran biru yang mewakili pusat data diklik, latensi ke pusat data lain akan ditampilkan. Ada komentar bahwa akan bagus jika situs menambahkan catatan seperti "Klik untuk memilih pusat data" agar hal ini mudah dipahami.

  • AWS menyediakan angka latensi di network manager untuk antarwilayah, antar-AZ, dan di dalam AZ. Ini berguna sebagai baseline latensi dan untuk memeriksa apakah ada masalah.

  • Visualisasi dan konsepnya keren, tetapi warnanya dibagi per rentang sehingga 100ms terlihat jauh lebih buruk daripada 99ms dan tampak sama dengan 200ms. Misalnya, jika us-east-1 diklik, latensi ke pusat data di Eropa Barat terlihat berbeda. Ada komentar tentang perbedaan antara latensi optimal teoretis dan nilai pengukuran nyata. Kecepatan propagasi informasi dalam serat optik lebih rendah daripada c, dan bervariasi tergantung berbagai faktor.

  • Ada komentar yang penasaran bagaimana pusat data yang disertakan dipilih. Misalnya, eu-south-2 (Spanyol) tidak ada. Dalam proyek yang mengharuskan latensi antarpusat data di bawah 30ms, eu-west-1 (Irlandia) dan eu-south-2 harus digunakan. Karena tidak ada kabel bawah laut antara Irlandia dan daratan Eropa, latensinya mendekati 42ms.

  • Datanya sangat berguna dan globe-nya mengesankan secara visual, tetapi ada komentar bahwa peta dunia datar yang menampilkan semua pusat data sekaligus akan lebih praktis.

  • Faktor yang paling memengaruhi latensi adalah jarak. Namun, bahkan antarwilayah yang dekat pun kadang memiliki latensi buruk karena tidak ada koneksi serat optik langsung. Ada komentar yang penasaran apakah ada contoh wilayah yang secara dramatis melanggar pertidaksamaan segitiga. Mereka juga bertanya apakah ide ini bisa dipakai untuk menyimpulkan pusat data yang terhubung langsung lewat serat optik dan hanya menampilkan koneksi yang paling mungkin.

  • Awalnya ada yang mengira Australia kurang bagus, tetapi setelah memeriksa latensi Amerika Selatan dan Afrika Selatan, pendapatnya berubah. Tidak ada link latensi yang bagus.